Tampilkan postingan dengan label Download (PDF). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Download (PDF). Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2024

Purnawirawan Laksamana Muda US Navy, Tim Gallaudet, Rilis Buku Putih Tentang USO [Unidentified Submerged Object]

Purnawirawan Laksamana Muda US Navy (1985 - 2019), Tim Gallaudet, rilis Buku Putih tentang USO [Unidentified Submerged Object]. Seperti apa?

Buku Putih tentang USO yang ditulis oleh Tim Gallaudet ini berjudul Beneath The Surface: We May Learn About UAP by Looking in the Ocean (2024).

Selain itu, Buku Putih ini ditulis oleh Tim Gallaudet untuk The Sol Foundation, inisiasi khusus untuk meneliti fenomena UFO, yang dipimpin oleh Profesor Garry Nolan (Stanford University).

Sekedar info, Tim Gallaudet juga pernah menjabat sebagai Deputy di NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) era tahun 2017-2021.

Selain itu, Tim Gallaudet juga pernah jadi Oceanographer di US Navy pada tahun 2014-2017.

Buku putih adalah sebuah laporan resmi yang biasanya dikeluarkan oleh pemerintah untuk menguraikan suatu kebijakan atau memberikan penjelasan resmi mengenai suatu masalah atau keputusan.

Unidentified Submerged Object (USO) adalah objek tak dikenal yang berada di bawah permukaan laut.

Unduh dan baca Buku Putih Beneath The Surface: We May Learn About UAP by Looking in the Ocean (2024) melalui tautan berikut.


Minggu, 16 Juli 2023

Kongres AS Melalui Amandemen UU, Berencana Ungkap Teknologi UFO dan Bukti Biologis dari Alien

KabarUFO, Washington - Para Senator Amerika Serikat melakukan Amandemen (perubahan) undang-undang agar pemerintah AS merilis dokumen-dokumen rahasia terkait UFO & alien.

Dilansir dari Reuters, para Senator AS melalui usaha Bipartisan (kerjasama dari dua partai utama) antara Partai Demokrat dan Partai Republik, menawarkan Amandemen untuk UU National Defense Authorization Act for Fiscal Year 2023 (NDAA 2023), yakni undang-undang otorisasi pertahanan nasional AS untuk tahun anggaran 2023, yang di dalamnya ada ketentuan mengatur tentang perlindungan whistle-blower / saksi untuk kasus-kasus UFO.

NDAA 2023 sendiri resmi disahkan oleh Presiden Joe Biden pada 23 Desember 2022.

Amandemen UU ini dilakukan secara bersama oleh: Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer (Senator Senior New York dari Partai Demokrat), Mike Rounds (Senator Junior South Dakota dari Partai Republik), Marco Rubio (Senator Junior Florida dari Partai Republik) & Kirsten Gillibrand (Senator Junior New York dari Partai Demokrat).

Amandemen untuk NDAA 2023 ini berjudul "Unidentified Anomalous Phenomena Disclosure" dan berisi total 64 halaman.

Inti dari amandemen "Unidentified Anomalous Phenomena Disclosure" adalah, agar pemerintah AS membuka dokumen-dokumen tentang UFO & alien yang selama ini bersifat rahasia untuk masyarakat, bahkan untuk tingkat Kongres.

Amandemen ini rencananya akan ditawarkan oleh para Senator Bipartisan tersebut ke Kongres, yang akan mulai pendanaan NDAA 2023 per tanggal 1 Oktober 2023 nanti.

"Selama puluhan tahun, warga AS terpesona oleh objek-objek misterius, dan sudah saatnya mereka mendapatkan jawabannya," ujar Senator Schumer.

"Publik memiliki hak untuk mempelajari teknologi dari mahkluk cerdas non manusia dan fenomena yang tak bisa dijelaskan," tambah Senator New York tersebut.

Amandemen ini nantinya akan mengharuskan pihak US National Archives and Records Administration untuk mengumpulkan dokumen-dokumen UFO dari semua lembaga pemerintahan terkait, di bawah agenda 'pengungkapan (UFO) segera', dan direksi pengawasan juga harus bisa harus memberikan alasan untuk menjaga kerahasiaan sebuah dokumen.

"Tujuan kami adalah untuk memastikan kredibilitas terkait dengan penyelidikan atau catatan penyimpanan material-material yang berhubungan dengan UFO," ungkap Senator Mike Rounds.

Dengan UU hasil Amandemen ini nantinya, dokumen-dokumen rahasia AS harus bisa dibuka setelah 25 tahun pasca dibuat, kecuali Presiden AS memutuskan untuk tetap menutup dokumen-dokumen rahasia tersebut dengan alasan keamanan nasional.

Lalu, Amandemen UU ini juga memberikan wewenang luas ke pihak pemerintah federal atas teknologi-teknologi UFO dan bukti-bukti biologis dari alien, yang sebelumnya dipegang oleh pihak swasta.

Unduh Amandemen "Unidentified Anomalous Phenomena Disclosure" di SINI.

Minggu, 25 Desember 2022

Presiden AS Joe Biden Sahkan UU Perlindungan untuk Whistleblower / Saksi Kasus-kasus UFO

KabarUFO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada 23 Desember 2022 kemarin baru saja mensahkan undang-undang yang di dalamnya ada ketentuan untuk melindungi para whistleblower dan saksi untuk kasus-kasus UFO. Seperti apa?

Dilansir dari situs resmi Pentagon, Presiden Joe Biden pada 23 Desember 2022 kemarin menandatangani RUU National Defense Authorization Act for Fiscal Year 2023 (NDAA 2023), yakni undang-undang otorisasi pertahanan nasional AS untuk tahun anggaran 2023, yang di dalamnya ada ketentuan mengatur tentang perlindungan whistle-blower / saksi untuk kasus-kasus UFO.

Sebelumnya, pada 8 Desember 2022 pihak U.S. House of Representatives (dewan perwakilan Amerika Serikat) telah meloloskan RUU NDAA 2023, kemudian pihak Senat AS juga menyetujui draft RUU NDAA 2023 pada 15 Desember 2022.

Bagian SEC 1673 di RUU (yang kini sudah resmi jadi undang-undang) ini, halaman 1425, ada ketentuan "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES".

Ada sembilan halaman (halaman 1425 - 1434) di bagian "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES" yang membahas detail tentang perlindungan whistle-blower / saksi untuk kasus-kasus UFO.

Beberapa poin menarik dari UU NDAA 2023, SEC 1673, "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES", ini adalah:

1. Perubahan kepanjangan dari UAP, dari yang tadinya "Unidentified Aerial Phenomena" menjadi "Unidentified Anomalous Phenomena" (halaman 1426).
2. Pihak United States Secretary of Defense harus membuat mekanisme yang aman untuk pelaporan kasus-kasus UFO, juga pelaporan aktivitas-aktivitas terkait seperti: rekayasa teknologi UFO, pengumpulan materi UFO, analisis material UFO, ujicoba operasional UFO, pelacakan UFO, dll., yang dilakukan oleh pemerintah atau pihak swasta (halaman 1426).
3. Perlindungan hukum untuk para individu yang mengungkap kasus-kasus UFO (halaman 1428).

Baca UU NDAA 2023, SEC 1673, "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES", melalui tautan berikut. Cek di halaman 1425 - 1434.

Senin, 20 Juli 2020

Dokumen CIA Ungkap Kasus Jatuhnya UFO di Pegunungan Himalaya


KabarUFO, Jakarta - Dokumen CIA mengungkap kalau UFO pernah jatuh di pegunungan Himalaya. Seperti apa?

Dokumen-dokumen milik pihak Defense Intelligence Agency (DIA) dan Central Intelligence Agency (CIA) mengungkap kalau UFO pernah jatuh di pegunungan Himalaya pada tahun 1968.

Sebuah dokumen lawas milik CIA, yang kini bisa diakses online, mengungkap kalau pada bulan Februari sampai Maret 1968 di wilayah Pokhara (Nepal), Ladakh (India), Sikkim (India), dan negara Bhutan, terlihat serangkaian penampakan UFO, dan terjadi sebuah kasus jatuhnya objek misterius bentuk oval.

Kronologi kejadiannya adalah seperti berikut ini:

- 4 Maret 1968 terlihat penampakan UFO bentuk cahaya putih. Terdengar pula dua kali suara ledakan. Kemudian disusul oleh objek warna merah yang berasap. Kejadian ini terlihat di wilayah: Chang La (Himalaya), Fukche (Ladakh) dan Koyul (Ladakh).

- 19 Februari 1968 sebuah objek warna merah tipis-panjang dan bergerak cepat terlihat di wilayah: Walungchung Gola (Himalaya) dan Ghunsa (Nepal). Suara ledakan keras juga terdengar sehabis penampakan terjadi.

- Di tanggal yang sama, yakni 19 Februari 1968, di wilayah: Lachung (Sikkim), Lachen (Sikkim), Thangu (Nepal) dan Chholhamu (Sikkim), juga terlihat penampakan yang sama.

- 21 Februari 1968 puku 09:30 malam di wilayah Thimpu (Bhutan) terlihat objek misterius warna biru yang terbang dengan kecepatan tinggi tanpa mengeluarkan suara. Cahayanya cukup terang untuk menerangi wilayah sekitarnya.

- 4 Maret 1968 pukul 01:00 siang di wilayah Ane La (Ladakh) terlihat penampakan sebuah objek misterius yang terbang memutar, meninggalkan jejak asap di belakangnya.

- 25 Maret 1968 pukul 09:50 malam di wilayah Fukche (Ladakh), Koyul (Ladakh) dan Demchok (India), sebuah objek misterius yang berbentuk seperti roket terbang meninggalkan jejak asap berwarna putih-kuning.

- 29 Februari 1968 di wilayah distrik Kaski (Nepal), Pokhara (Nepal), Talakot (Odisha), Turepasal (Nepal) dan Tanahun (Nepal), terlihat objek misterius menyala, berkilap dan diikuti oleh suara gemuruh yang keras.

- Di tanggal yang sama, 29 Februari 1968, sebuah objek metalik misterius berbentuk piringan ditemukan di kawah Baltichaur; 8 km timur laut dari lembah Pokhara. Beberapa bagian dari objek tersebut juga ditemukan di wilayah Talakot (Odisha) dan Turepasal (Nepal).

Detailnya bisa dicek langsung di dokumennya CIA. Klik di SINI.


Respon Pihak AS Atas Kasus Ini Terungkap di Dokumen Milik DIA


Pada Juli 1968 pihak Kedubes AS di Kathmandu, Nepal, mengirim surat ke Pentagon yang isinya melaporkan kalau ditemukan empat buah objek.


Surat tersebut diberi judul "Moon Dust". Project Moon Dust sendiri merupakan proyek dari US Air Force selama Perang Dingin yang bertujuan untuk mengumpulkan sisa-sisa objek luar angkasa milik Uni Soviet yang jatuh dan mengeksploitasi teknologinya.

Dokumen DIA tersebut mengungkap kalau pihak Nepal ingin mengetahui asal-muasal objek-objek tersebut dan menanyakan ke pihak AS apakah ingin para ahli untuk menelitinya.

Menurut pihak Nepal, keempat objek tersebut jatuh pada tanggal 25-26 Maret 1968 di tiga lokasi yang berbeda. Dari objek-objek tersebut ada yang berbentuk oval dan segitiga.


Kemudian dokumen milik Department Of Defense (Pentagon) tanggal 22 Mei 1968 yang ada di DIA juga mengindikasikan hasil penemuan objek-objek yang sama; objek bentuk segitiga dan objek metalik bentuk melingkar.

Sayang, kelanjutannya tidak lagi dijelaskan di dokumen-dokumen milik DIA tersebut.

Cek detail kasus ini di dokumennya DIA. Klik di SINI. Ada di halaman: 54, 55 ,56, 57, 104, 105 & 106.

Senin, 29 Juni 2020

Dokumen Senat Ungkap Eksistensi Tim Khusus Angkatan Laut AS untuk Kasus UFO


KabarUFO, Jakarta - Dokumen Senat AS terbaru ungkap eksistensi tim gugus tugas khusus dari Kantor Intelijen Angkatan Laut AS untuk penanganan UFO. Seperti apa?

Dokumen terbaru dari United States Senate Select Committee on Intelligence (SSCI) mengungkap adanya tim gugus tugas khusus dari Office of Naval Intelligence (Kantor Intelijen Angkatan Laut AS) untuk kasus UFO.

Sebelumnya panel SSCI yang dipimpin oleh Senator Marco Rubio, meminta kepada para badan intelijen dan Departemen Pertahanan mengumpulkan semua data milik kasus UFO milik mereka, untuk sebuah analisis publik.

Permintaan dari pihak SSCI tersebut dilayangkan melalui dokumen berjudul Intelligence Authorization Act for FY 2021, tertanggal 17 Juni 2020.

Di halaman 11 sampai 12 dokumen tersebut terungkap kalau Office of Naval Intelligence memiliki tim khusus untuk penanganan kasus UFO yang bernama Unidentified Aerial Phenomenon Task Force.


Berikut adalah kutipan yang menyinggung tim khusus penanganan UFO milik pihak Office Naval Intelligence, yang tertera di dokumen Intelligence Authorization Act for FY 2021:

Advanced Aerial Threats

The Committee supports the efforts of the Unidentified Aerial Phenomenon Task Force at the Office of Naval Intelligence to standardize collection and reporting on unidentified aerial phenomenon, any links they have to adversarial foreign governments, and the threat they pose to U.S. military assets and installations. However, the Committee remains concerned that there is no unified, comprehensive process within the Federal Government for collecting and analyzing intelligence on unidentified aerial phenomena, despite the potential threat. The Committee understands that the relevant intelligence may be sensitive; nevertheless, the Committee finds that the information sharing and coordination across the Intelligence Community has been inconsistent, and this issue has lacked attention from senior leaders.

Therefore, the Committee directs the DNI, in consultation with the Secretary of Defense and the heads of such other agencies as the Director and Secretary jointly consider relevant, to submit a report within 180 days of the date of enactment of the Act, to the congressional intelligence and armed services committees on unidentified aerial phenomena (also known as ‘‘anomalous aerial vehicles’’), including observed airborne objects that have not been identified.

The Committee further directs the report to include:

1. A detailed analysis of unidentified aerial phenomena data and intelligence reporting collected or held by the Office of Naval Intelligence, including data and intelligence reporting held by the Unidentified Aerial Phenomena Task Force;

2. A detailed analysis of unidentified phenomena data collected by:
a. geospatial intelligence;
b. signals intelligence;
c. human intelligence; and
d. measurement and signals intelligence;

3. A detailed analysis of data of the FBI, which was derived from investigations of intrusions of unidentified aerial phenomena data over restricted United States airspace;

4. A detailed description of an interagency process for ensuring timely data collection and centralized analysis of all unidentified aerial phenomena reporting for the Federal Government, regardless of which service or agency acquired the information;

5. Identification of an official accountable for the process described in paragraph 4;

6. Identification of potential aerospace or other threats posed by the unidentified aerial phenomena to national security, and an assessment of whether this unidentified aerial phenomena activity may be attributed to one or more foreign adversaries;

7. Identification of any incidents or patterns that indicate a potential adversary may have achieved breakthrough aerospace capabilities that could put United States strategic or conventional forces at risk; and

8. Recommendations regarding increased collection of data, enhanced research and development, and additional funding and other resources.

The report shall be submitted in unclassified form, but may include a classified annex.


Dokumen Intelligence Authorization Act for FY 2021 bisa diakses dan diunduh via situs resmi Kongres Amerika Serikat. Klik di SINI dan cek di halaman 11-12.

Sabtu, 27 Juni 2020

Dokumen Gedung Putih Mengisyaratkan Kalau Tahun 2021 NASA Berencana Ungkap Kehidupan Alien ke Kalangan Agama di Seluruh Dunia


KabarUFO, Jakarta - Sebuah dokumen terbaru Gedung Putih mengisyaratkan kalau tahun 2021 NASA berencana untuk ungkap kehidupan alien ke kalangan agama di seluruh dunia.

Sebuah dokumen yang berjudul A Budget For America's Future - Fiscal Year 2021 keluaran pihak Office of Management and Budget (OMB) di Gedung Putih mengisyaratkan kalau tahun 2021 nanti NASA berencana menyiapkan seluruh agama di dunia untuk penemuan kehidupan ekstraterrestrial.

Isyarat tersebut ada di halaman 14 dokumen A Budget For America's Future - Fiscal Year 2021 yang format digitalnya bisa diakses via situs resmi Gedung Putih.

"Millions to prepare religions for discovering extraterrestrial life (which are real, and unfortunate, examples of wasteful spending)," tulis pihak OMB, dalam menyoroti pengeluaran yang tidak perlu untuk tahun 2021.

Pendanaan untuk NASA sebesar 1 juta Dollar, dalam rangka persiapan pengungkapan kehidupan ekstraterrestrial ke kalangan agama di seluruh dunia ini juga terkait dengan catatan Congressional Record - Senate pada tanggal 10 Januari 2017.


"A $1 million NASA project is preparing the world's religions for the possible discovery of extraterrestrial life forms--$1 million to prepare the world's religions for the possible discovery of extraterrestrial life forms. Do we need to spend that, really?" yang tertulis di dokumen tersebut; yang mana juga dikritisi pengeluaran sebesar itu oleh pihak Senat.

Baca dan unduh dokumen A Budget For America's Future - Fiscal Year 2021 via situs resmi Gedung Putih, melalui tautan berikut. Cek di halaman 14.


Sabtu, 14 Maret 2020

Project Blue Book (Gorontalo, 23 Februari 1953)

Kasus penampakan UFO di Gorontalo, Sulawesi Utara, pada 23 Februari 1953. Diambil dari dokumen nomor 108992 milik pihak Air Technical Intelligence Center (ATIC), US Air Force.

Kasus ini juga masuk ke studi Project Blue Book [1947 - 1969]. Unduh foto-foto dokumennya di bawah ini.


Project Blue Book (Semarang, 3 Februari 1953)

Kasus penampakan UFO di Semarang, Jawa-Tengah, pada siang hari, 3 Februari 1953. Diambil dari dokumen nomor 105758 milik pihak Air Technical Intelligence Center (ATIC), US Air Force.

Kasus ini masuk ke studi Project Blue Book [1947 - 1969]. Unduh foto-foto dokumennya di bawah ini.


Project Blue Book (Jakarta, 1 September 1963)

Dokumen kasus penampakan UFO di Jakarta pada 1 September 1963. Arsip milik pihak Air Technical Intelligence Center (ATIC), US Air Force.

Kasus ini masuk ke studi Project Blue Book [1947 - 1969]. Unduh foto-foto dokumennya di bawah ini.

Senin, 20 Januari 2020

Tiga Lokasi Pangkalan Alien yang Diamati oleh AS Sejak Dekade 70-an via Stargate Project-nya CIA


KabarUFO, Jakarta - Berdasarkan dokumen-dokumen lawas CIA yang beredar online, rupanya ada beberapa lokasi pangkalan alien yang diamati oleh militer AS sejak dekade 70-an. Apa saja?

Stargate Project adalah proyek rahasia dari Defense Intelligence Agency (DIA) dan SRI International untuk penglihatan jarak jauh dengan menggunakan metode cenayang / batiniah.

Proyek ini berjalan dari tahun 1970 hingga 1995, dan hasil dari penglihatan jarak jauhnya digunakan untuk kepentingan militer maupun sipil.

Pada tahun 1995 Stargate Project dialihkan kewenangannya, dari DIA ke Central Intelligence Agency (CIA). Namun tak lama kemudian program tersebut ditutup.

22 tahun berlalu, pada tahun 2017 pihak CIA resmi merilis ke publik dokumen-dokumen Stargate Project secara online.

Salah satu dokumen tersebut menuliskan hasil penglihatan jarak jauh mereka dari tiga lokasi pangkalan alien, yakni di: Titan (bulan terbesar di planet Saturnus), gunung Mount Hayes (Alaska) & wilayah Amerika/Afrika Selatan.

Dokumen yang bertuliskan tangan serta berisi beberapa keterangan sketsa gambar ini tertanggal 28 Januari 1987. Klik ke sini untuk membaca dan mengunduhnya.

Klik pula ke tautan berikut untuk membaca/mengunduh semua dokumen Stargate Project yang dirilis online oleh CIA.

Sabtu, 21 Desember 2019

Makalah Tentang Alien Karya Albert Einstein dari Tahun 1947


Pada Juni 1947 Albert Einstein & J Robert Oppenheimer (ilmuwan yang menciptakan bom nuklir pertama) menulis dokumen rahasia enam halaman tentang UFO & alien yang berjudul "Relationships with Inhabitants of Celestial Bodies".

Unduh dokumennya di SINI.

Dokumen Teks Pidato Ronald Reagan di PBB Tentang Ancaman Alien


Dokumen teks pidato dari Presiden AS ke-40, Ronald Reagan, di Sidang PBB, New York, Senin 21 September 1987, yang di pidatonya berulang kali menyebutkan potensi ancaman serangan alien.

Unduh dokumennya di SINI.

Senin, 10 Juni 2019

Transkrip Perbincangan Tentang UFO dari Mantan Dirut DIA dengan Pakar Astrofisika Ternama Bocor ke Publik


KabarUFO, Jakarta - Sungguh beruntung kita yang masih hidup di tahun 2019 ini; karena perlahan kita bisa melihat banyak informasi tentang UFO / alien yang mulai terkuak ke publik, dan diungkapnya oleh pihak militer / pemerintah, maupun para whistle-blower terpercaya. Kini ada lagi informasi yang baru bocor dari kalangan militer terkait UFO/alien.

Sebuah akun anonim di Imgur membocorkan transkrip perbincangan tertutup tentang UFO/alien dari Wakil Laksamana Angkatan Laut Amerika Serikat, Thomas Ray Wilson, dengan pakar astrofisika ternama AS, Dr. Eric W. Davis, pada 16 Oktober 2002.

Perbincangan dari Thomas Wilson dengan Eric Davis ini membahas tentang proyek-proyek rahasia pemerintah AS terkait UFO dan alien.


Thomas Wilson sendiri semenjak pensiun ia jadi whistle-blower untuk isu-isu UFO/alien, karena ia pernah ditolak untuk mengakses masuk ke proyek rahasia UFO/alien milik AS, padahal jabatannya [saat itu] sangat tinggi, yaitu Direktur DIA (Defense Intelligence Agency).

Thomas Ray Wilson adalah Wakil Laksamana di Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) dan menjabat sebagai Direktur DIA mulai Juli 1999 hingga Juli 2002.

Sementara Dr. Eric W. Davis adalah seorang ilmuwan astrofisika. Eric W Davis mendapat gelar Ph.D bidang astrofisika pada tahun 1991 di University of Arizona.


Eric adalah peneliti di Institute for Advanced Studies-Austin and EarthTech International, dan juga CEO di Warp Drive Metrics.

Pada tahun 1996–2002 Dr. Eric W. Davis bekerja sebagai ilmuwan Aerospace/Astro-Physics di National Institute for Discovery Science, Las Vegas, Nevada.

Selain itu, Dr. Eric W. Davis juga turut mendirikan Advanced Deep Space Transport Technology Assessment (Breakthrough Propulsion Physics) Group di NASA-JSC.


Transkrip perbincangan tertutup ini bocor ke Imgur pada 19 April 2019. Klik ke SINI untuk mengunduh dokumennya. Disarankan untuk gunakan PC, karena via smartphone kadang tak bisa dibuka.
* keterangan: kata "TW" di dokumen ini adalah Thomas Wilson, sementara "EWD" adalah Eric W. Davis.

Sabtu, 27 April 2019

Ringmakers of Saturn (1986) PDF download


Ringmakers of Saturn (1986), salah satu buku yang terkenal di kalangan ufologis. Membahas tentang penampakan UFO di Saturnus, serta teori kalau para alien-lah yang membuat cincin di planet tersebut.

Saking berharga dan langkanya buku ini, di sejumlah toko online harga Ringmakers of Saturn format cetak telah mencapai angka US$990 atau berkisar Rp14 juta!

Buku ini ditulis oleh Dr. Norman Riley Bergrun (1921 - 2018), seorang insinyur penerbangan / ilmuwan luar angkasa / penulis, asal Los Altos Hills, California, Amerika Serikat.

Dr. Norman R. Bergrun merupakan lulusan Stanford University dan pernah bekerja 12 tahun di Ames Research Laboratory, NACA (National Advisory Committee for Aeronautics), NASA, sebagai research scientist. Kemudian Dr. Norman juga pernah bekerja 13 tahun di Lockheed Martin sebagai senior scientist. Selain itu, Dr. Norman juga pernah bekerja di Nielsen Engineering and Research.

Melihat portfolio beliau, tentunya kita tahu kalau Dr. Norman Riley Bergrun bukan ilmuwan sembarangan dan kelas cere. Ia tentu tidak asal-asalan dalam mengeluarkan teori.

Ringmakers of Saturn berisi analisa dan teori berdasarkan data dari misi Voyager 1 NASA, yang singgah di Saturnus pada tahun 1980. 

Patut dicatat kalau ada banyak istilah sains di buku ini, namun diselingi juga dengan banyak foto-foto bukti penampakan UFO di Saturnus.

Unduh PDF buku Ringmakers of Saturn (1986) di SINI.

Sabtu, 16 Maret 2019

Australia Resmi Rilis Dokumen-dokumen UFO (1950 - 1974)


KabarUFO, Jakarta - Pemerintah Australia melalui agensi National Archives of Australia telah resmi merilis arsip/dokumen penampakan UFO di negara tersebut selama kurun waktu tiga dekade. Seperti apa?

National Archives of Australia pada tahun 2014 kemarin resmi merilis kompilasi arsip/dokumen penampakan UFO di Negeri Kangguru tersebut selama periode dekade 50-an hingga 70-an.

Agensi arsip nasional Australia tersebut merilis arsip/dokumen penampakan UFO di negara mereka dari tahun 1950 hingga tahun 1974.

"Minat publik terhadap kasus UFO sangat besar pada dekade 50 hingga 70-an, dan banyak orang yang melaporkan kasus tersebut ke pihak berwenang," ujar Nick Gleghorn, Direktur kantor National Archives of Australia cabang Australia Selatan, di keterangan resminya.

"Sangat menakjubkan untuk membaca laporan-laporan tersebut, sekaligus menarik untuk melihat pihak-pihak resmi pemerintah mana saja yang menjadi koresponden dari kasus-kasus tersebut," tambah Gleghorn.

Klik ke tautan berikut untuk mengunduh dokumen-dokumen UFO tersebut di situs resmi National Archives of Australia.

Klik di tautan-tautan yang ada di bawah tabel 'Item Title'. Sesudah diklik dokumen yang ingin dilihat, klik ke tautan yang bertuliskan 'View Digital Copy' (ada di sebelah kanan atas).

Jumat, 15 Maret 2019

Dokumen Studi Bersama Rusia & China dalam Meneliti UFO


Dokumen CIA yang menyebutkan kalau Rusia dan China pernah melakukan studi bersama untuk meneliti fenomena UFO. 21 Mei 1990. Unduh dokumennya format PDF melalui tautan berikut.

Kamis, 24 Januari 2019

Dokumen Project Sign (1949)


Project Sign adalah sebuah studi resmi yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat terhadap fenomena UFO, dan dijalankan oleh US Air Force. Studi ini berjalan mulai tahun 1948 hingga 1949.

Unduh dokumennya di SINI.

Minggu, 04 November 2018

Daftar Lengkap Penampakan UFO di Inggris Sepanjang Tahun 2008


Daftar lengkap penampakan UFO di Inggris pada tahun 2008. Dokumen 26 halaman. Unduh file PDF-nya di SINI.

Jurnal Ilmiah NASA Tentang Sejarah Penampakan UFO di Zaman Kuno


"Unidentified Flying Object In Classical Antiquity" (2007), jurnal ilmiah 92 halaman tentang sejarah penampakan UFO di zaman kuno. Karya Richard Stothers dari NASA Goddard Institute for Space Studies (GISS). Unduh PDF-nya di SINI.

Dokumen CIA Tentang Konfrontasi Militer Uni Soviet dengan UFO


Dokumen milik KGB yang bocor ke CIA. Tentang konfrontasi pihak militer Uni Soviet dengan UFO dan alien di sebuah pangkalan militer, di Siberia, pada dekade 80-an. Unduh dokumennya di SINI.