Tampilkan postingan dengan label 2022. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2022. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Desember 2022

Presiden AS Joe Biden Sahkan UU Perlindungan untuk Whistleblower / Saksi Kasus-kasus UFO

KabarUFO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada 23 Desember 2022 kemarin baru saja mensahkan undang-undang yang di dalamnya ada ketentuan untuk melindungi para whistleblower dan saksi untuk kasus-kasus UFO. Seperti apa?

Dilansir dari situs resmi Pentagon, Presiden Joe Biden pada 23 Desember 2022 kemarin menandatangani RUU National Defense Authorization Act for Fiscal Year 2023 (NDAA 2023), yakni undang-undang otorisasi pertahanan nasional AS untuk tahun anggaran 2023, yang di dalamnya ada ketentuan mengatur tentang perlindungan whistle-blower / saksi untuk kasus-kasus UFO.

Sebelumnya, pada 8 Desember 2022 pihak U.S. House of Representatives (dewan perwakilan Amerika Serikat) telah meloloskan RUU NDAA 2023, kemudian pihak Senat AS juga menyetujui draft RUU NDAA 2023 pada 15 Desember 2022.

Bagian SEC 1673 di RUU (yang kini sudah resmi jadi undang-undang) ini, halaman 1425, ada ketentuan "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES".

Ada sembilan halaman (halaman 1425 - 1434) di bagian "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES" yang membahas detail tentang perlindungan whistle-blower / saksi untuk kasus-kasus UFO.

Beberapa poin menarik dari UU NDAA 2023, SEC 1673, "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES", ini adalah:

1. Perubahan kepanjangan dari UAP, dari yang tadinya "Unidentified Aerial Phenomena" menjadi "Unidentified Anomalous Phenomena" (halaman 1426).
2. Pihak United States Secretary of Defense harus membuat mekanisme yang aman untuk pelaporan kasus-kasus UFO, juga pelaporan aktivitas-aktivitas terkait seperti: rekayasa teknologi UFO, pengumpulan materi UFO, analisis material UFO, ujicoba operasional UFO, pelacakan UFO, dll., yang dilakukan oleh pemerintah atau pihak swasta (halaman 1426).
3. Perlindungan hukum untuk para individu yang mengungkap kasus-kasus UFO (halaman 1428).

Baca UU NDAA 2023, SEC 1673, "UNIDENTIFIED ANOMALOUS PHENOMENA REPORTING PROCEDURES", melalui tautan berikut. Cek di halaman 1425 - 1434.

Jumat, 16 Desember 2022

Penampakan UFO di Cirahayu, Luragung, Kuningan (7 / 12 / 2022)

 


Penampakan UFO di atas wilayah desa Cirahayu, kecamatan Luragung, kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. 7 Desember 2022. Pukul 19:20 WIB. Direkam oleh Dede.

"Setelah beberapa lama bercahaya terang, cahaya objek mengecil dan menghilang perlahan,"

Jangan lupa untuk subscribe akun YouTube dari KabarUFO.

Senin, 14 November 2022

Hot Wheels "Mars Rover Curiosity" (2014)

Mainan diecast Hot Wheels "Mars Rover Curiosity" (2014).

Curiosity, kendaraan rover penjelajah nirawak milik NASA yang beroperasi di planet Mars sejak tahun 2012 sampai sekarang.

Cukup banyak penampakan UFO di planet Mars yang terekam (entah disengaja atau tidak disengaja) oleh Curiosity dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini.

Harga Rp50.000. Untuk pembelian kontak ke: kabarufo@gmail.com

Senin, 03 Oktober 2022

Penampakan fast-walker UFO di Cipadu, Ciledug, Tangerang (3 / 10 / 2022)

 

Penampakan fast-walker UFO di atas wilayah Cipadu, Ciledug, Tangerang, Indonesia. 3 Oktober 2022. Pukul 17:18 WIB. Direkam oleh Dede.

Video direkam via smartphone Xiaomi Redmi Note 4, dalam mode slow-motion.

Cek objek yang bergerak cepat di langit sebelah kanan bawah. Di detik ke 0:37

Ubah settingan videonya jadi 720 piksel & kecepatan videoya jadi 0,25 agar bisa lebih jelas lihat objek cepat tersebut.

Rabu, 21 September 2022

Emco "Monster Flex series 3: Alien" (2022)

Emco "Monster Flex series 3: Alien" (2022). Mainan figur yang elastis. Glow in the dark!

Tinggi 14 cm. Harga Rp80.000. Untuk pembelian kontak ke: kabarufo@gmail.com

Sabtu, 13 Agustus 2022

Foto Kasus UFO yang Paling Kontroversial Akhirnya Bocor ke Internet!

UFO di Calvine, Perth, Skotlandia (4/8/1990). Klik di gambar untuk memperbesar
 
KabarUFO, Jakarta - Foto kasus penampakan UFO paling kontroversial di Britania Raya akhirnya bocor ke internet. Seperti apa?

Foto penampakan tersebut berupa UFO ukuran besar yang diiringi oleh sebuah pesawat jet tempur.

Dilansir dari UAP Media UK, penampakan tersebut terjadi pada Sabtu 4 Agustus 1990 pukul sembilan malam di atas wilayah Calvine, Perth, Skotlandia.

UFO tersebut terlihat diiringi oleh pesawat jet tempur jenis Harrier GR.5 milik Royal Air Force (RAF), angkatan udara Britania Raya.

Saksi mata ada dua orang. Salah satu saksi memotret UFO tersebut sebanyak enam kali. Berdasarkan kesaksian mereka, UFO tersebut melayang-layang di lokasi selama 10 menit, sebelum akhirnya terbang cepat melesat ke atas.

Berdasarkan salinan laporan tulisan tangan yang dirilis pada Oktober 2008 oleh pihak The National Archives (Britania Raya), dua orang saksi mata tersebut memberikan kesaksian mereka beserta foto-foto UFO tersebut ke markas gabungan RAF dan Royal Navy yang berlokasi di wilayah Pitreavie, Fife, Skotlandia.

Sementara negatif fotonya diberikan oleh para saksi ke surat kabar Daily Record. Namun berita penampakan UFO tersebut tidak ditayangkan oleh Daily Record.

Meski kasus UFO penting ini menguap sejak kejadiannya, namun mulai tahun 1996 kasus ini mulai diramaikan kembali oleh Nick Pope, pegawai di kementrian pertahanan Inggris, Ministry of Defence (MoD), periode tahun 1991-1994, melalui bukunya yang berjudul Open Skies, Closed Minds (1996), yang ia tulis setelah pensiun dari jabatan Secretariat (Air Staff) Sec (AS) 2a di MoD.

Pada Maret 2009 fotokopi dari foto asli kasus UFO Calvine 4 Agustus 1990 akhirnya dirilis oleh pihak Defence Intelligence Staff (SP)OPS Imagery Tasking Form. Namun ini fotokopi, bukan foto aslinya.

Hal ini makin diperparah oleh tindakan semena-mena pemerintah Inggris. Berdasarkan peraturan Thirty-Year Rule (hukum di Britania Raya - Republik Irlandia - Australia yang mampu menyediakan untuk publik, dokumen-dokumen milik pemerintah, 30 tahun setelah dokumen tersebut dibuat), seharusnya dokumen-dokumen kasus UFO Calvine dirilis ke publik pada 1 Januari 2021, tiba-tiba pihak pemerintah Inggris tanpa alasan menambah lagi 50 tahun masa kerahasiaan dokumen tersebut, sehingga kasus UFO Calvine baru bisa dibuka ke publik tahun 2071.

Beruntungnya pada September 2021, Dr. David Clarke, Associate Professor di Sheffield Hallam University, Inggris, dipertemukan dengan pensiunan juru bicara di Royal Air Force, Craig Lindsay. Lindsay terlibat di kasus UFO Calvine tahun 1990 sebagai perantara untuk pihak surat kabar Daily Record dan Ministry of Defence (MoD).

Selama keterlibatannya di kasus UFO Calvine 1990, Craig Lindsay mendapatkan cetakan asli foto tersebut. Craig juga masih menyimpan amplop asli yang dikirim oleh pihak Daily Record ke MoD pada tahun 1990.

Pada Mei 2022 Dr. David Clark berangkat ke Skotlandia untuk mewawancarai Craig Lindsay. David Clark pun diperlihatkan cetakan asli foto tersebut oleh Craig Lindsay.

Kemudian pada Juni 2022 Craig Lindsay sepakat untuk mendonasikan foto penting tersebut untuk pihak Sheffield Hallam University Archives, dengan menyerahkannya melalui Dr. Dravid Clarke and Vinnie Adams.


Dan akhirnya pada 12 Agustus 2022 foto ini dirilis di internet oleh pihak UAP Media UK.

Klik ke SINI untuk mengunduh fotonya dalam resolusi tinggi. Format Tiff. Tanpa watermark. Ukuran file 20 mb.

Update:

Pada 6 Maret 2023 pihak Daily Record menerbitkan berita bahwa orang yang memotret foto UFO di Calvine, Perth, Skotlandia, pada 4 Agustus 1990 adalah Kevin Russell, seorang warga kota Glasgow, yang saat itu bekerja sebagai porter di Pitlochry Hydro Hotel, Pitlochry, Perth, Skotlandia.

Sebelumnya selama 33 tahun terakhir, identitas dari orang yang memotret foto UFO legendaris tersebut masih misterius.

Penyelidik Matthew Illsley mengatakan bahwa yang kita butuhkan sekarang adalah Kevin Russell keluar ke publik dan mengkonfirmasi kalau UFO yang ia lihat dan potret itu nyata.

Foto dari Kevin Russell sendiri didapatkan oleh Illsley baru-baru ini, dari seseorang yang dulu juga bekerja di Pitlochry Hydro Hotel pada tahun 1990.

Keterangan foto-foto di bawah:
- Belakang foto UFO yang dipotret oleh Kevin Russell, yang ia berikan ke pihak RAF (Royal Air Force).
- Laporan resmi dari pihak Ministry of Defence (MoD) terkait kasus tersebut.

Senin, 13 Juni 2022

NASA Bentuk Tim Khusus untuk Pelajari Fenomena UFO

ilustrasi (gambar: metro.co.uk)

KabarUFO, Jakarta - NASA umumkan kalau mereka akan bentuk tim khusus untuk pelajari fenomena UFO. Seperti apa?

Dilansir dari situs resmi NASA, pihak NASA pada Kamis (9/6) mengumumkan bahwa mereka akan membentuk tim khusus untuk pelajari fenomena UFO.

"Tim ini nantinya akan mengumpulkan data dari kejadian-kejadian di langit yang tak bisa diidentifikasi sebagai pesawat atau fenomena alam -- dari sudut pandang sains," ujar pihak NASA di konferensi pers online yang diselenggarakan pada 9 Juni 2022.

Pihak NASA mengatakan bahwa mereka tertarik mempelajari fenomena UFO dari sudut pandang keamanan. Studi ini akan dimulai pada musim gugur tahun ini, dan diperkirakan akan memakan waktu sembilan bulan.

"Kami punya peralatan dan tim yang bisa membantu meningkatkan pemahaman akan fenomena ini. Itu adalah definisi dari sains," ujar Thomas Zurbuchen, dari Science Mission Directorate, NASA.

Tim NASA untuk mempelajari fenomena UFO ini nantinya akan dipimpin oleh pakar astrofisika David Spergel, yang juga presiden di Simons Foundation, New York.

"Kami akan mengientifikasi data-data dari warga sipil, pemerintah, perusahaan-perusahaan, dan lain-lain," ujar David Spergel.

Tonton video rekaman konferensi pers online dari NASA terkait studi fenomena UFO, di bawah ini.

Senin, 30 Mei 2022

Akhir Juni 2022 Pemerintah Brasil Juga Akan Gelar Dengar Pendapat (Public Hearing) Terkait Fenomena UFO

KabarUFO, Jakarta - Para Senator Brasil menyerukan agar digelar sesi khusus yang bertujuan agar kesadaran publik untuk fenomena UFO jadi lebih besar, berdasarkan dokumen resmi Persyaratan Senat Brasil (Senado Federal Requerimento) yang sudah diajukan.

Dilansir dari The Debrief, mengacu pada negara-negara di seluruh dunia yang "sudah membentuk komisi penelitian untuk kendaraan-kendaraan (misterius) ini," Persyaratan Senat Brasil merujuk kepada inisiatif yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, dan menyatakan bahwa "keterbukaan (oleh) pemerintah sangat dicari, sehingga kebenaran bisa ditemukan, dan badan-badan penelitian (UFO) milik mereka juga akan terungkap.”

Sesi khusus yang diusulkan oleh Persyaratan Senat Brasil akan digelar pada 24 Juni 2022.

"Brasil adalah negara pertama yang mengakui kalau UFO itu nyata," seperti yang tertulis di dokumen Persyaratan Senat Brasil.

"Mengacu pada pertemuan terbuka untuk masyarakat, militer dan wartawan, yang digelar di Escola Superior de Guerra (ESG), Rio de Janeiro, pada tahun 1954, ketika kapten Angkatan Udara Brasil, João Adil de Oliveira, mempresentasikan realitas dan karakteristik dari objek-objek terbang misterius ini," tambah dokumen tersebut.

"Perancis juga melakukan hal yang sama, pada tahun 1976; 22 tahun kemudian," tambahan di isi dokumen Persyaratan Senat Brasil.

Inisiasi terbaru ini dipelopori oleh Sneator Brasil Eduardo Girão, dengan dukungan dari Senator Eliziane Gama, Senator Alessandro Vieira, Senator Izalci Lucas, Senator Jorge Kajuru, Senator Marcos do Val, Senator Paulo Rocha, dan Senator José Reguffe.

Usaha dengar pendapat terbaru ini juga merupakan efek dari inisiatif serupa yang digerakkan oleh warga sipil Brasil pada tahun 2004, yang dimulai oleh AJ Gevaerd, kreator dari Brazilian UFO Magazine, Revista UFO, dan Brazilian Commission of Ufologists (CBU). Insiatif lawas tersebut bernama “UFOs: Freedom of Information Now.”

Inisiasi dengar pendapat UFOs: Freedom of Information Now saat itu berhasil mengundang para saksi mata dari pihak Integrated Center for Air Defense and Air Traffic Control (Cindacta) and Brazilian Aerospace Defense Command (Comdabra).

Gevaerd mengatakan kalau pada tahun 2021 ia dikontak oleh Senator Eduardo Girão, dan mengajaknya untuk bantu mengorganisir public-hearing oleh Persyaratan Senat Brasil bulan Juni nanti.

Nantinya Gevaerd beserta para peneliti di bidang ufologi lainnya akan berbicara di depan Senat dan anggota Kongres mengenai: bukti UFO, dokumen-dokumen resmi, kasus-kasus UFO terbaik... Semua kasus UFO yang pernah terjadi di Brasil.

Selain AJ Gevaerd, pengorganisiran dengar pendapat (public hearing) UFO di Kongres Brasil bulan Juni nanti juga dibantu oleh Rony Vernet, pakar komputer yang juga memiliki gelar Magister di bidang Fisika.

Selain itu, Rony Vernet juga pendiri dari UAP Brazil, situs database kasus-kasus UFO di Brasil.

Sebelumnya pada 17 Mei 2022 kemarin, pemerintah Amerika Serikat mengadakan dengar pendapat (public-hearing) terkait fenomena UFO.

Rabu, 18 Mei 2022

Ini Dia Video Rekaman Penuh Dengar Pendapat (Public Hearing) oleh Kongres AS Tentang UFO

Scott W. Bray, Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS, ketika mempresentasikan video penampakan UFO di dengar pendapat Kongres AS (17/5). Foto: Wall Street Journal.
Video rekaman penuh dengar pendapat (pubic hearing) tentang UFO yang diselenggarakan oleh Kongres Amerika Serikat pada 17 Mei 2022 diunggah ke YouTube. Seperti apa?

Dengar pendapat ini digelar pada 17 Mei 2022 pukul 09:00 pagi waktu AS. Mengundang saksi Ronald S. Moultrie dari Under Secretary of Defense for Intelligence, dan Scott W. Bray, Deputy Director of Naval Intelligence (Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS).

Kedua saksi tersebut diberi banyak pertanyaan, antara lain: "Apakah Pentagon (Department Of Defense) menyimpan reruntuhan UFO?", "Apakah Department Of Defense juga melacak UFO / USO di bawah laut? dan lain-lain.

Salah satu pertanyaan tajam yang dilempar oleh anggota Kongres ke para saksi ini adalah tentang Wilson's Memo, yakni transkrip perbincangan tertutup tentang UFO/alien oleh Wakil Laksamana Angkatan Laut Amerika Serikat, Thomas Ray Wilson, dengan pakar astrofisika ternama AS, Dr. Eric W. Davis, pada 16 Oktober 2002. Transkrip ini bocor ke internet pada tahun 2019.

Kemudian para saksi mata juga perlihatkan footage UFO terbaru, yang direkam dari dalam kokpit pesawat pada tahun 2021.

Meski jawaban dari para saksi pihak Pentagon masih banyak menutup-nutupi, setidaknya topik UFO kini tak lagi mendapat stigma oleh pemerintah dan masyarakat. Disclosure pasti akan terjadi, namun bertahap. Sabar.

Tonton video penuh rekaman dengar pendapat Kongres AS tentang UFO 2022 di bawah ini.

Selasa, 10 Mei 2022

Pekan Depan Kongres AS Gelar Dengar Pendapat Terkait Fenomena UFO

ilustrasi (gambar: Netflix)

KabarUFO, Jakarta - Setelah 56 tahun, akhirnya Kongres Amerika Serikat kembali gelar dengar pendapat (public hearing) terkait fenomena UFO. Seperti apa?

Dilansir dari New York Times, Selasa pekan depan (17/5) Kongres AS melalui House Intelligence Committee (Komite Intelijen DPR) akan mendengar keterangan dari perwakilan dua lembaga di Pentagon.

Dengar pendapat tersebut dimaksudkan untuk fokus pada kerja divisi di Pentagon yang dibentuk setelah laporan Preliminary Assessment: Unidentified Aerial Phenomenon dirilis oleh pihak Office Of The Director of National Intelligence (ODNI), pada 25 Juni 2021 kemarin.

“Karena ini adalah wilayah dengan kepentingan publik yang tinggi, maka kerahasiaan yang tidak semestinya dapat menjadi hambatan untuk memecahkan misteri (fenomena UFO) ini, atau dapat mencegah kami untuk menemukan solusinya,” ujar André Carson, perwakilan Partai Demokrat dari negara bagian Indiana, dan kepala subkomite di House Intelligence Committee untuk bidang kontraterorisme, kontraintelijen dan kontraproliferasi, yang mengadakan dengar pendapat tersebut.

“Dengar pendapat ini adalah tentang memeriksa langkah-langkah yang dapat diambil Pentagon untuk mengurangi stigma seputar pelaporan (fenomena UFO) oleh pilot militer, dan oleh pilot sipil,” tambah André Carson.

Para saksi yang dijadwalkan hadir di dengar pendapat ini termasuk Ronald S. Moultrie dari Under Secretary of Defense for Intelligence, dan Scott W. Bray, Deputy Director of Naval Intelligence (Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS).

“Pemerintah federal dan komunitas intelijen memiliki peran penting dalam mengontekstualisasikan dan menganalisis laporan (fenomena UFO),” kata Adam B. Schiff, Perwakilan Partai Demokrat untuk negara bagian California, yang merupakan ketua House Intelligence Committee.

B. Schiff mengatakan tujuan dari dengar pendapat adalah untuk menerangi “salah satu misteri terbesar sepanjang masa, dan untuk memutus siklus kerahasiaan berlebih dan spekulasi, melalui kebenaran dan transparansi,”

House Intelligence Committee, adalah sebuah komite dari United States House of Representatives (Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat) yang bertanggung jawab di bawah pengawasan pihak United States Intelligence Community (Komunitas Intelijen Amerika Serikat).

Terakhir Kongres AS mengadakan dengar pendapat mengenai fenomena UFO adalah pada tahun 1966. Namun terlalu banyak pembungkaman dan kerahasiaan oleh pihak US Air Force saat itu, sehingga hasilnya nihil.

Rabu, 16 Maret 2022

Selasa, 04 Januari 2022

Presiden AS Joe Biden Sahkan Undang-undang Penyelidikan Fenomena UFO

ilustrasi (gambar: The Sun)

KabarUFO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada 27 Desember 2021 kemarin baru saja mensahkan undang-undang yang di dalamnya ada ketentuan untuk menyelidiki fenomena UFO. Seperti apa?

Dilansir dari Breaking Defense, Presiden Joe Biden pada 27 Desember 2021 kemarin menandatangani RUU National Defense Authorization Act for Fiscal Year 2022 (NDAA 2022), yakni undang-undang otorisasi pertahanan nasional AS untuk tahun anggaran 2022, yang di dalamnya ada ketentuan mengatur tentang pendirian kantor khusus (non militer) untuk meneliti fenomena UFO.

Sebelumnya, pada 7 Desember 2021 pihak U.S. House of Representatives (dewan perwakilan Amerika Serikat) telah meloloskan RUU NDAA 2022, setelah pihak Kongres AS resmi mengajukan draft RUU NDAA 2022 pada 10 September 2021


Bagian SEC 1683 di RUU (yang kini sudah resmi jadi undang-undang) ini, halaman 1491, ada ketentuan "ESTABLISHMENT  OF  OFFICE, ORGANIZATIONAL STRUCTURE, AND AUTHORITIES TO ADDRESS UNIDENTIFIED AERIAL PHENOMENA".

Ada 14 halaman (halaman 1492 - 1505) di bagian "ESTABLISHMENT  OF  OFFICE, ORGANIZATIONAL STRUCTURE, AND AUTHORITIES TO ADDRESS UNIDENTIFIED AERIAL PHENOMENA" yang membahas tentang detail dari pendirian kantor khusus (non militer) untuk meneliti fenomena UFO ini.

Beberapa poin menarik dari RUU pendirian kantor penyelidikan UFO dari pihak pemerintah (sipil, non militer) ini adalah:

- Menyediakan fondasi untuk investasi ke depannya, agar bisa mereplikasi karakter terbang dan kemampuan [UFO tersebut] (halaman 1497).
- Laporan tahunan [ke kongres / publik] (halaman 1497).
- Menyediakan laporan update dari upaya untuk menangkap atau mengekploitasi teknologi dari UFO tersebut (halaman 1500).
- Penjelasan mengenai "Transmedium  Objects", objek yang bisa berada di luar angkasa, udara dan air (halaman 1504).
- Penjelasan mengenai "Submerged  Objects", objek tak dikenal yang berada di lautan (halaman 1504).

Baca RUU "ESTABLISHMENT  OF  OFFICE, ORGANIZATIONAL STRUCTURE, AND AUTHORITIES TO ADDRESS UNIDENTIFIED AERIAL PHENOMENA" melalui tautan berikut. Cek di halaman 1492 - 1505.