Tampilkan postingan dengan label Kongres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kongres. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 September 2023

Kronologis Lengkap UFO Hearing oleh Kongres Meksiko (12 / 9 / 2023)

KabarUFO coba membuat kronologi lengkap acara hearing topik UFO oleh Kongres Mexico yang berlangsung pada 12 September 2023. Cek tulisannya di bawah ini.

Pada 21 Agustus 2023, wartawan ternama Meksiko, Jaime Maussan, mengumumkan bahwa Kongres Meksiko juga akan menggelar hearing (dengar pendapat) topik UFO pada 12 September 2023.

Beberapa tokoh penting di dunia ufologi saat ini yang diundang adalah:
- Letnan Ryan Graves, pilot US Navy
- Purnawirawan Kapten Robert Salas (US Air Force)
- Profesor Avi Loeb (Universitas Harvard)
- dll.

Acara hearing topik UFO oleh Kongres Meksiko pun berlangsung pada 12 September 2023 pukul empat sore waktu setempat.

Di bawah ini adalah video rekaman acara hearing tersebut. Durasi tiga jam lebih.


Highlight di UFO hearing Kongres Meksiko tersebut tentu saja diungkapnya dua (diduga) mayat alien. Di video, momen pengungkapannya mulai di jam ke 2:27:45

Data mayat-mayat alien tersebut dipresentasikan oleh Ahli Bedah Angkatan Laut Meksiko, José de Jesús Zalce Benítez, yang juga menjabat sebagai Head of the Mexico Navy Department of Legal and Forensic Medicine.

Sementara data genomika dipresentasikan oleh Ricardo Rangel Martinez, spesialis di bidang imunogenetika dan histokompatibilitas.

Berikut beberapa tautan untuk data analisis DNA dari mayat-mayat (diduga) alien tersebut:

https://trace.ncbi.nlm.nih.gov/Traces/?view=run_browser&acc=SRR21031366&display=analysis

https://trace.ncbi.nlm.nih.gov/Traces/?view=run_browser&acc=SRR20755928&display=analysis

https://trace.ncbi.nlm.nih.gov/Traces/?view=run_browser&acc=SRR20458000&display=analysis

Mayat-mayat alien ini ditemukan di dalam sebuah tambang, di kota Palpa dan Nazca, di Peru pada tahun 2015. Penanggalan radiokarbon mayat alien diperkirakan berusia 1000 tahun.

Lalu, mayat-mayat ini ketika pertama kali ditemukan masih dalam kondisi utuh, bukan yang sudah melalui proses mumifikasi.

Mayat-mayat ini ketika pertama kali ditemukan juga bebas dari bekas luka, atau tanda-tanda manipulasi lainnya, yang bisa mengindikasikan praktik penipuan di era modern.

Mayat-mayat alien ini sudah melewati beberapa analisis ilmiah, termasuk:
- Tes DNA
- Tes Karbon-14 (radiokarbon)
- Tes Sinar-X
- Tes Computed Tomography (CT) Scan
 
Kemudian, mayat-mayat alien ini juga sudah diteliti oleh berbagai ilmuwan yang tergabung di LSM penelitian arkeologi di Peru, Instituto Inkarri-Cusco, sepanjang tahun 2017-2018.

Salah satu mayat alien ini disebut sebagai "Humanoid Reptile", karena setelah dironsen, di dalam perutnya terlihat tiga buah telur.

Cek artikel lengkap penelitian mayat-mayat alien tersebut di SINI, dan lihat foto-fotonya di bawah ini.




Rabu, 02 Agustus 2023

Rekap Hearing UFO oleh Kongres AS (26 / 7 / 2023)

Hearing UFO di Kongres AS (26 / 7 / 2023)

Pada tanggal 26 Juli 2023 kemarin digelar acara dengar pendapat (hearing) topik UFO & alien di Kongres AS. Banyak yang bilang kalau acara tersebut adalah awal dari discosure. Seperti apa rekapnya?

Acara dengar pendapat (hearing) tentang UFO tersebut digelar oleh House Oversight Committee (komite investigasi utama DPR Amerika Serikat) pada 26 Juli 2023 jam 10 pagi waktu AS.

Tiga orang saksi yang maju adalah:
1. Letnan Ryan Graves, seorang pilot pesawat jet F/A-18 Super Hornet di US Navy selama 10 tahun.
2. Komandan David Fravor, pensiunan pilot Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), yang telah berkarir di dunia militer selama 24 tahun.
3. David Grusch, veteran Angkatan Udara AS yang pernah dinas di Afghanistan pada tahun 2013. Grusch juga pernah bekerja di National Geospatial-Intelligence Agency (NGA) [2021 - 2022], National Reconnaissance Office (NRO) & Unidentified Aerial Phenomena Task Force (UAPTF) [2019 - 2021].

Berikut adalah beberapa momen penting di acara hearing tersebut:

Nancy Mace [anggota Kongres dari Partai Republik perwakilan negara bagian South Carolina]:
"Apakah pemerintah AS menyimpan mayat dari pilot UFO?"
Whistleblower David Grusch: "Iya"
Mace: "Apakah mereka manusia atau bukan manusia?"
Grusch: "Bukan manusia"

Robert Garcia [anggota Kongres dari Partai Demokrat perwakilan California]:
"Apakah pemerintah AS menyimpan beberapa UFO?"
Grusch: "Iya"
Garcia: "Di mana?
Grusch: "Saya tahu lokasi tepatnya, & sudah saya berikan informasinya ke pihak Office of Inspector General (OIG)"

Nancy Mace [anggota Kongres dari Partai Republik perwakilan negara bagian South Carolina]:
"Badan negara / perusahaan swasta apa saja yang terlibat (menyimpan UFO / alien, & merekayasa teknologinya), yang harus kami panggil untuk hearing selanjutnya?"
Grusch: "Saya akan berikan daftar lengkap nama-namanya sehabis hearing ini"

Tim Burchett (anggota Kongres AS dari Partai Republik perwakilan negara bagian Tennessee):
"Sejak kapan pemerintah AS tahu eksistensi dari alien?"
Grusch: "Sejak tahun 30-an"
Grusch juga katakan ia telah berikan nama-nama program rahasia pengumpulan UFO yang jatuh, ke pihak IGIC & SSCI.

Beberapa keterangan yang diberikan whistleblower David Grusch ke Jared Moskowitz (anggota Kongres dari Partai Demokrat perwakilan Florida):
- Program-program rahasia yang libatkan teknologi alien.
- Program-program rahasia yang dapat pendanaan ilegal.
- Keterlibatan perusahaan-perusahaan dirgantara swasta.

Andy Ogles (anggota Kongres dari Partai Republik perwakilan Tennessee),
akan siapkan "Holman Rule" jika pihak Pentagon terus memblokir akses Kongres AS untuk cari lokasi penyimpanan UFO & alien.
Holman Rule adalah ketentuan yang memungkinkan DPR AS membuat amandemen UU, untuk mengurangi gaji atau menonaktifkan jabatan, dari para pejabat sipil / militer yang bermasalah.

Letnan Ryan Graves (pilot pesawat jet F/A-18 Super Hornet di US Navy selama 10 tahun) bercerita ke Anna Paulina Luna (anggota Kongres AS dari Partai Republik perwakilan negara bagian Florida) tentang kasus: penampakan UFO bentuk kubus raksasa warna merah seukuran lapangan sepak bola di pangkalan udara militer Vandenberg, Santa Barbara, California, AS, pada tahun 2003.

Tonton video siaran-ulang hearing topik UFO di Kongres AS (26/7) di bawah ini.

Jumat, 21 Juli 2023

Link Live-Streaming Hearing UFO di Kongres AS (26 / 7 / 2023)

Link live-streaming dengar pendapat (hearing) tentang UFO oleh House Oversight Committee (komite investigasi utama DPR Amerika Serikat) 26 Juli 2023 jam 10 pagi.

Waktu Indonesia Bagian Barat berarti 27 Juli pukul 21:00.

Tiga orang yang akan bersaksi adalah:
1. Letnan Ryan Graves, seorang pilot pesawat jet F/A-18 Super Hornet di US Navy selama 10 tahun.
2. Komandan David Fravor, pensiunan pilot Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), yang telah berkarir di dunia militer selama 24 tahun.
3. David Grusch, veteran Angkatan Udara AS yang pernah dinas di Afghanistan pada tahun 2013. Grusch juga pernah bekerja di National Geospatial-Intelligence Agency (NGA) [2021 - 2022], National Reconnaissance Office (NRO) & Unidentified Aerial Phenomena Task Force (UAPTF) [2019 - 2021].

Tonton live streaming-nya melalui video di bawah ini.

Minggu, 16 Juli 2023

Kongres AS Melalui Amandemen UU, Berencana Ungkap Teknologi UFO dan Bukti Biologis dari Alien

KabarUFO, Washington - Para Senator Amerika Serikat melakukan Amandemen (perubahan) undang-undang agar pemerintah AS merilis dokumen-dokumen rahasia terkait UFO & alien.

Dilansir dari Reuters, para Senator AS melalui usaha Bipartisan (kerjasama dari dua partai utama) antara Partai Demokrat dan Partai Republik, menawarkan Amandemen untuk UU National Defense Authorization Act for Fiscal Year 2023 (NDAA 2023), yakni undang-undang otorisasi pertahanan nasional AS untuk tahun anggaran 2023, yang di dalamnya ada ketentuan mengatur tentang perlindungan whistle-blower / saksi untuk kasus-kasus UFO.

NDAA 2023 sendiri resmi disahkan oleh Presiden Joe Biden pada 23 Desember 2022.

Amandemen UU ini dilakukan secara bersama oleh: Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer (Senator Senior New York dari Partai Demokrat), Mike Rounds (Senator Junior South Dakota dari Partai Republik), Marco Rubio (Senator Junior Florida dari Partai Republik) & Kirsten Gillibrand (Senator Junior New York dari Partai Demokrat).

Amandemen untuk NDAA 2023 ini berjudul "Unidentified Anomalous Phenomena Disclosure" dan berisi total 64 halaman.

Inti dari amandemen "Unidentified Anomalous Phenomena Disclosure" adalah, agar pemerintah AS membuka dokumen-dokumen tentang UFO & alien yang selama ini bersifat rahasia untuk masyarakat, bahkan untuk tingkat Kongres.

Amandemen ini rencananya akan ditawarkan oleh para Senator Bipartisan tersebut ke Kongres, yang akan mulai pendanaan NDAA 2023 per tanggal 1 Oktober 2023 nanti.

"Selama puluhan tahun, warga AS terpesona oleh objek-objek misterius, dan sudah saatnya mereka mendapatkan jawabannya," ujar Senator Schumer.

"Publik memiliki hak untuk mempelajari teknologi dari mahkluk cerdas non manusia dan fenomena yang tak bisa dijelaskan," tambah Senator New York tersebut.

Amandemen ini nantinya akan mengharuskan pihak US National Archives and Records Administration untuk mengumpulkan dokumen-dokumen UFO dari semua lembaga pemerintahan terkait, di bawah agenda 'pengungkapan (UFO) segera', dan direksi pengawasan juga harus bisa harus memberikan alasan untuk menjaga kerahasiaan sebuah dokumen.

"Tujuan kami adalah untuk memastikan kredibilitas terkait dengan penyelidikan atau catatan penyimpanan material-material yang berhubungan dengan UFO," ungkap Senator Mike Rounds.

Dengan UU hasil Amandemen ini nantinya, dokumen-dokumen rahasia AS harus bisa dibuka setelah 25 tahun pasca dibuat, kecuali Presiden AS memutuskan untuk tetap menutup dokumen-dokumen rahasia tersebut dengan alasan keamanan nasional.

Lalu, Amandemen UU ini juga memberikan wewenang luas ke pihak pemerintah federal atas teknologi-teknologi UFO dan bukti-bukti biologis dari alien, yang sebelumnya dipegang oleh pihak swasta.

Unduh Amandemen "Unidentified Anomalous Phenomena Disclosure" di SINI.

Senin, 30 Mei 2022

Akhir Juni 2022 Pemerintah Brasil Juga Akan Gelar Dengar Pendapat (Public Hearing) Terkait Fenomena UFO

KabarUFO, Jakarta - Para Senator Brasil menyerukan agar digelar sesi khusus yang bertujuan agar kesadaran publik untuk fenomena UFO jadi lebih besar, berdasarkan dokumen resmi Persyaratan Senat Brasil (Senado Federal Requerimento) yang sudah diajukan.

Dilansir dari The Debrief, mengacu pada negara-negara di seluruh dunia yang "sudah membentuk komisi penelitian untuk kendaraan-kendaraan (misterius) ini," Persyaratan Senat Brasil merujuk kepada inisiatif yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, dan menyatakan bahwa "keterbukaan (oleh) pemerintah sangat dicari, sehingga kebenaran bisa ditemukan, dan badan-badan penelitian (UFO) milik mereka juga akan terungkap.”

Sesi khusus yang diusulkan oleh Persyaratan Senat Brasil akan digelar pada 24 Juni 2022.

"Brasil adalah negara pertama yang mengakui kalau UFO itu nyata," seperti yang tertulis di dokumen Persyaratan Senat Brasil.

"Mengacu pada pertemuan terbuka untuk masyarakat, militer dan wartawan, yang digelar di Escola Superior de Guerra (ESG), Rio de Janeiro, pada tahun 1954, ketika kapten Angkatan Udara Brasil, João Adil de Oliveira, mempresentasikan realitas dan karakteristik dari objek-objek terbang misterius ini," tambah dokumen tersebut.

"Perancis juga melakukan hal yang sama, pada tahun 1976; 22 tahun kemudian," tambahan di isi dokumen Persyaratan Senat Brasil.

Inisiasi terbaru ini dipelopori oleh Sneator Brasil Eduardo Girão, dengan dukungan dari Senator Eliziane Gama, Senator Alessandro Vieira, Senator Izalci Lucas, Senator Jorge Kajuru, Senator Marcos do Val, Senator Paulo Rocha, dan Senator José Reguffe.

Usaha dengar pendapat terbaru ini juga merupakan efek dari inisiatif serupa yang digerakkan oleh warga sipil Brasil pada tahun 2004, yang dimulai oleh AJ Gevaerd, kreator dari Brazilian UFO Magazine, Revista UFO, dan Brazilian Commission of Ufologists (CBU). Insiatif lawas tersebut bernama “UFOs: Freedom of Information Now.”

Inisiasi dengar pendapat UFOs: Freedom of Information Now saat itu berhasil mengundang para saksi mata dari pihak Integrated Center for Air Defense and Air Traffic Control (Cindacta) and Brazilian Aerospace Defense Command (Comdabra).

Gevaerd mengatakan kalau pada tahun 2021 ia dikontak oleh Senator Eduardo Girão, dan mengajaknya untuk bantu mengorganisir public-hearing oleh Persyaratan Senat Brasil bulan Juni nanti.

Nantinya Gevaerd beserta para peneliti di bidang ufologi lainnya akan berbicara di depan Senat dan anggota Kongres mengenai: bukti UFO, dokumen-dokumen resmi, kasus-kasus UFO terbaik... Semua kasus UFO yang pernah terjadi di Brasil.

Selain AJ Gevaerd, pengorganisiran dengar pendapat (public hearing) UFO di Kongres Brasil bulan Juni nanti juga dibantu oleh Rony Vernet, pakar komputer yang juga memiliki gelar Magister di bidang Fisika.

Selain itu, Rony Vernet juga pendiri dari UAP Brazil, situs database kasus-kasus UFO di Brasil.

Sebelumnya pada 17 Mei 2022 kemarin, pemerintah Amerika Serikat mengadakan dengar pendapat (public-hearing) terkait fenomena UFO.

Rabu, 18 Mei 2022

Ini Dia Video Rekaman Penuh Dengar Pendapat (Public Hearing) oleh Kongres AS Tentang UFO

Scott W. Bray, Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS, ketika mempresentasikan video penampakan UFO di dengar pendapat Kongres AS (17/5). Foto: Wall Street Journal.
Video rekaman penuh dengar pendapat (pubic hearing) tentang UFO yang diselenggarakan oleh Kongres Amerika Serikat pada 17 Mei 2022 diunggah ke YouTube. Seperti apa?

Dengar pendapat ini digelar pada 17 Mei 2022 pukul 09:00 pagi waktu AS. Mengundang saksi Ronald S. Moultrie dari Under Secretary of Defense for Intelligence, dan Scott W. Bray, Deputy Director of Naval Intelligence (Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS).

Kedua saksi tersebut diberi banyak pertanyaan, antara lain: "Apakah Pentagon (Department Of Defense) menyimpan reruntuhan UFO?", "Apakah Department Of Defense juga melacak UFO / USO di bawah laut? dan lain-lain.

Salah satu pertanyaan tajam yang dilempar oleh anggota Kongres ke para saksi ini adalah tentang Wilson's Memo, yakni transkrip perbincangan tertutup tentang UFO/alien oleh Wakil Laksamana Angkatan Laut Amerika Serikat, Thomas Ray Wilson, dengan pakar astrofisika ternama AS, Dr. Eric W. Davis, pada 16 Oktober 2002. Transkrip ini bocor ke internet pada tahun 2019.

Kemudian para saksi mata juga perlihatkan footage UFO terbaru, yang direkam dari dalam kokpit pesawat pada tahun 2021.

Meski jawaban dari para saksi pihak Pentagon masih banyak menutup-nutupi, setidaknya topik UFO kini tak lagi mendapat stigma oleh pemerintah dan masyarakat. Disclosure pasti akan terjadi, namun bertahap. Sabar.

Tonton video penuh rekaman dengar pendapat Kongres AS tentang UFO 2022 di bawah ini.

Selasa, 10 Mei 2022

Pekan Depan Kongres AS Gelar Dengar Pendapat Terkait Fenomena UFO

ilustrasi (gambar: Netflix)

KabarUFO, Jakarta - Setelah 56 tahun, akhirnya Kongres Amerika Serikat kembali gelar dengar pendapat (public hearing) terkait fenomena UFO. Seperti apa?

Dilansir dari New York Times, Selasa pekan depan (17/5) Kongres AS melalui House Intelligence Committee (Komite Intelijen DPR) akan mendengar keterangan dari perwakilan dua lembaga di Pentagon.

Dengar pendapat tersebut dimaksudkan untuk fokus pada kerja divisi di Pentagon yang dibentuk setelah laporan Preliminary Assessment: Unidentified Aerial Phenomenon dirilis oleh pihak Office Of The Director of National Intelligence (ODNI), pada 25 Juni 2021 kemarin.

“Karena ini adalah wilayah dengan kepentingan publik yang tinggi, maka kerahasiaan yang tidak semestinya dapat menjadi hambatan untuk memecahkan misteri (fenomena UFO) ini, atau dapat mencegah kami untuk menemukan solusinya,” ujar André Carson, perwakilan Partai Demokrat dari negara bagian Indiana, dan kepala subkomite di House Intelligence Committee untuk bidang kontraterorisme, kontraintelijen dan kontraproliferasi, yang mengadakan dengar pendapat tersebut.

“Dengar pendapat ini adalah tentang memeriksa langkah-langkah yang dapat diambil Pentagon untuk mengurangi stigma seputar pelaporan (fenomena UFO) oleh pilot militer, dan oleh pilot sipil,” tambah André Carson.

Para saksi yang dijadwalkan hadir di dengar pendapat ini termasuk Ronald S. Moultrie dari Under Secretary of Defense for Intelligence, dan Scott W. Bray, Deputy Director of Naval Intelligence (Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS).

“Pemerintah federal dan komunitas intelijen memiliki peran penting dalam mengontekstualisasikan dan menganalisis laporan (fenomena UFO),” kata Adam B. Schiff, Perwakilan Partai Demokrat untuk negara bagian California, yang merupakan ketua House Intelligence Committee.

B. Schiff mengatakan tujuan dari dengar pendapat adalah untuk menerangi “salah satu misteri terbesar sepanjang masa, dan untuk memutus siklus kerahasiaan berlebih dan spekulasi, melalui kebenaran dan transparansi,”

House Intelligence Committee, adalah sebuah komite dari United States House of Representatives (Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat) yang bertanggung jawab di bawah pengawasan pihak United States Intelligence Community (Komunitas Intelijen Amerika Serikat).

Terakhir Kongres AS mengadakan dengar pendapat mengenai fenomena UFO adalah pada tahun 1966. Namun terlalu banyak pembungkaman dan kerahasiaan oleh pihak US Air Force saat itu, sehingga hasilnya nihil.

Kamis, 23 September 2021

Kongres AS Siapkan Dua Buah RUU untuk Fokus Selidiki Fenomena UFO

KabarUFO, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat kian serius dalam menyelidiki fenomena UFO. Pada tanggal 10 September 2021 pihak Kongres menggulirkan dua rancangan undang-undang yang di dalamnya ada ketentuan untuk penyelidikan fenomena UFO.

Pihak Kongres AS pada 10 September 2021 menyiapkan dua buah rancangan undang-undang bernama H.R. 4350 (Fiscal Year 2022 National Defense Authorization Act in the House of Representatives) dan S.2610 (FY 22 Intelligence Authorization Act in the Senate). Masing-masing RUU ini memiliki ketentuan yang mengatur tentang penyelidikan fenomena UFO.

Jika RUU S.2610 disahkan, maka undang-undang tersebut mengharuskan seluruh komunitas intelijen untuk membagikan informasi apa pun tentang UFO/UAP kepada pihak National Air and Space Intelligence Center (Pusat Intelijen Udara dan Luar Angkasa Nasional AS) segera. UU tersebut juga mengamanatkan laporan-laporan kasus UFO kepada pihak Kongres AS, mulai dari 90 hari setelah pengesahan undang-undang dan (ke depannya) setiap tiga bulan sekali.

 

Sebelum ada RUU S.2610, ada RUU Intelligence Authorization Act for FY 2021 (baca di sini, halaman 11-12) yang juga berisi dukungan ke pihak Unidentified Aerial Phenomenon Task Force, serta kewajiban untuk menyediakan laporan kasus UFO ke pihak kongres AS dalam waktu 180 hari atau enam bulan ke depan. Setelah RUU Intelligence Authorization Act for FY 2021 disahkan pada Desember 2020, pihak Office Of The Director of National Intelligence (ODNI), pada 25 Juni 2021 merilis secara resmi laporan tentang UFO ke publik (baca laporannya di sini), meski isi laporan tersebut belum ada yang substansial.

Kemudian, jika RUU H.R. 4350 disahkan, maka pemerintah AS akan mendirikan kantor permanen untuk studi fenomena UFO, yang berada di bawah Office of the Secretary of Defense (Kantor Menteri Pertahanan).

Sebelumnya, kantor/badan resmi Amerika Serikat yang fokus menyelidiki fenomena UFO adalah Unidentified Aerial Phenomenon Task Force, yang berdiri di bawah Office of Naval Intelligence (Kantor Intelijen Angkatan Laut AS) dan diresmikan pada 17 Juni 2020.

Baca RUU S.2610 di sini. Untuk poin yang mengatur tentang penyelidikan UFO cek di bagian Sec. 345.

Baca juga RUU H.R. 4350 di sini. Untuk poin yang mengatur tentang penyelidikan UFO cek di bagian Sec. 1652 (halaman 1035).