Tampilkan postingan dengan label Juni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juni. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Mei 2022

Akhir Juni 2022 Pemerintah Brasil Juga Akan Gelar Dengar Pendapat (Public Hearing) Terkait Fenomena UFO

KabarUFO, Jakarta - Para Senator Brasil menyerukan agar digelar sesi khusus yang bertujuan agar kesadaran publik untuk fenomena UFO jadi lebih besar, berdasarkan dokumen resmi Persyaratan Senat Brasil (Senado Federal Requerimento) yang sudah diajukan.

Dilansir dari The Debrief, mengacu pada negara-negara di seluruh dunia yang "sudah membentuk komisi penelitian untuk kendaraan-kendaraan (misterius) ini," Persyaratan Senat Brasil merujuk kepada inisiatif yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, dan menyatakan bahwa "keterbukaan (oleh) pemerintah sangat dicari, sehingga kebenaran bisa ditemukan, dan badan-badan penelitian (UFO) milik mereka juga akan terungkap.”

Sesi khusus yang diusulkan oleh Persyaratan Senat Brasil akan digelar pada 24 Juni 2022.

"Brasil adalah negara pertama yang mengakui kalau UFO itu nyata," seperti yang tertulis di dokumen Persyaratan Senat Brasil.

"Mengacu pada pertemuan terbuka untuk masyarakat, militer dan wartawan, yang digelar di Escola Superior de Guerra (ESG), Rio de Janeiro, pada tahun 1954, ketika kapten Angkatan Udara Brasil, João Adil de Oliveira, mempresentasikan realitas dan karakteristik dari objek-objek terbang misterius ini," tambah dokumen tersebut.

"Perancis juga melakukan hal yang sama, pada tahun 1976; 22 tahun kemudian," tambahan di isi dokumen Persyaratan Senat Brasil.

Inisiasi terbaru ini dipelopori oleh Sneator Brasil Eduardo Girão, dengan dukungan dari Senator Eliziane Gama, Senator Alessandro Vieira, Senator Izalci Lucas, Senator Jorge Kajuru, Senator Marcos do Val, Senator Paulo Rocha, dan Senator José Reguffe.

Usaha dengar pendapat terbaru ini juga merupakan efek dari inisiatif serupa yang digerakkan oleh warga sipil Brasil pada tahun 2004, yang dimulai oleh AJ Gevaerd, kreator dari Brazilian UFO Magazine, Revista UFO, dan Brazilian Commission of Ufologists (CBU). Insiatif lawas tersebut bernama “UFOs: Freedom of Information Now.”

Inisiasi dengar pendapat UFOs: Freedom of Information Now saat itu berhasil mengundang para saksi mata dari pihak Integrated Center for Air Defense and Air Traffic Control (Cindacta) and Brazilian Aerospace Defense Command (Comdabra).

Gevaerd mengatakan kalau pada tahun 2021 ia dikontak oleh Senator Eduardo Girão, dan mengajaknya untuk bantu mengorganisir public-hearing oleh Persyaratan Senat Brasil bulan Juni nanti.

Nantinya Gevaerd beserta para peneliti di bidang ufologi lainnya akan berbicara di depan Senat dan anggota Kongres mengenai: bukti UFO, dokumen-dokumen resmi, kasus-kasus UFO terbaik... Semua kasus UFO yang pernah terjadi di Brasil.

Selain AJ Gevaerd, pengorganisiran dengar pendapat (public hearing) UFO di Kongres Brasil bulan Juni nanti juga dibantu oleh Rony Vernet, pakar komputer yang juga memiliki gelar Magister di bidang Fisika.

Selain itu, Rony Vernet juga pendiri dari UAP Brazil, situs database kasus-kasus UFO di Brasil.

Sebelumnya pada 17 Mei 2022 kemarin, pemerintah Amerika Serikat mengadakan dengar pendapat (public-hearing) terkait fenomena UFO.

Kamis, 02 Juli 2020

KabarUFO Diwawancara oleh Podcast Sirkus Punk


KabarUFO diwawancara oleh podcast Sirkus Punk. Membahas tentang fenomena UFO di Indonesia, dunia & disclosure. Dengarkan wawancara panjangnya di SINI.

Senin, 29 Juni 2020

Newsletter KabarUFO vol. 1 (akhir Juni 2020)


Newsletter KabarUFO vol. 1 (akhir Juni 2020). Berisikan konten eksklusif yang tidak ada di blog & medsos kami. Cetak berwarna. Rp30.000. Bonus 1" button & sticker vinyl.

Untuk pembelian kontak ke: kabarufo@gmail.com

Kamis, 25 Juni 2020

Para Senator di AS Ingin Agar Laporan Kasus UFO Milik Pemerintah Jadi Lebih Transparan ke Publik



KabarUFO, Jakarta - Pihak United States Senate Select Committee on Intelligence (SSCI) menyerukan agar para badan intelijen dan Departemen Pertahanan mengumpulkan semua data milik kasus UFO milik mereka, untuk sebuah analisis publik.

Dilansir dari Politico, ketentuan tersebut menimbulkan debat publik yang tak biasa di Capitol Hill; mengenai seberapa dalam pemerintah Amerika Serikat telah meneliti fenomena UFO.

"Pihak Comitee menyadari kalau tidak ada kekompakan serta proses yang komprehensif di antara tiap pemerintah federal dalam mengumpulkan serta menganalisa fenomena UFO, mengingat potensi ancamannya," ungkap pihak SSCI.

"Comitee juga memahami kalau isu intelijen mungkin sensitif; meskipun begitu, pihak Comitee menemukan kalau pembagian informasi dan koordinasi antara sesama komunitas intelijen sangat tidak konsisten, dan masalah ini tidak terlalu diperhatikan oleh para pimpinan senior," tambah mereka.

Analisis dari dokumen-dokumen UFO ini rencananya akan diselesaikan oleh para direktur dari badan intelijen nasional dan sekertaris departemen pertahanan dalam waktu 180 hari ke depan.

Kini, panel Senat tersebut yang dipimpin oleh Senator Marco Rubio, akan mengumpulkan semua informasi relevan ke satu pintu saja. Termasuk data-data dari FBI, satelit, agen mata-mata, Kantor Intelijen Angkatan Laut, dan lain-lain.

Selain itu, pihak SSCI juga ingin tahu bagaimana cara para badan intelijen membagikan informasikan, serta siapa yang bertanggung jawab untuk laporan tersebut.

Langkah dari SSCI ini merupakan pijakan besar bagi publik yang sudah bertahun-tahun ingin tahu transparansi kasus-kasus UFO yang telah terjadi.

Masih belum jelas bagaimana undang-undang ini akan diterima oleh seluruh anggota Senat. Saat ini, Senat Amerika Serikat terdiri dari 100 orang senator (ada 50 negara bagian dan masing-masing negara bagian memiliki dua senator). Lalu belum jelas juga tanggapan pihak Gedung Putih akan hal ini.

Selasa, 18 Juni 2019

Undangan Pertemuan Tentang UFO untuk Astronot NASA dari Bos Perusahaan Dirgantara Bocor ke Publik


KabarUFO, Jakarta - Bocor lagi sebuah dokumen yang membeberkan kegiatan-kegiatan rahasia berhubungan dengan UFO / alien yang dilakukan oleh para petinggi dunia sains dan bisnis di AS. Seperti apa?

Pada tanggal 15 Juni 2019 kemarin seorang ufologis ternama asal Kanada, Grant Cameron, via akun Facebook miliknya, membocorkan dokumen berupa surat dari Robert Thomas Bigelow, Direktur Eksekutif di National Institute for Discovery Science (NIDS), untuk Edgar Mitchell, mantan astronot NASA di misi Apollo 14, yang lakukan pendaratan ke Bulan pada tahun 1971.


Surat yang bertanggalkan 13 Mei 1996 tersebut ada tiga lembar. Pada paragraf terakhir lembar kedua surat tersebut, terlihat seperti Bigelow mengirimnya sebagai 'surat tembusan' atau 'carbon copy' untuk seluruh anggota direksi Science Advisory Board (SAB) di National Institute for Discovery Science (NIDS).

Dokumen yang bocor ini merupakan surat undangan dari pihak National Institute for Discovery Science (NIDS) untuk Edgar Mitchell, agar bisa hadiri acara pertemuan internal mereka yang membahas tema UFO pada 31 Mei - 1 Juni 1996, 2-3 Agustus 1996, 4-5 Oktober 1996, dan 6-7 Desember 1996.

Robert Thomas Bigelow selain menjabat sebagai Direktur Eksekutif, ia juga merupakan pendiri dari National Institute for Discovery Science (NIDS). NIDS aktif mulai tahun 1995 hingga 2004. Organisasi swasta tersebut bergerak di bidang Ufologi dan Fringe Science [Sains Pinggiran].

Selain itu Robert Bigelow adalah pendiri perusahaan dirgantara, Bigelow Aerospace, dan juga pemilik jaringan hotel, Budget Suites of America.


Sementara Edgar Mitchell (1930 - 2016) adalah astronot NASA di misi Apollo 14. Mitchell adalah manusia keenam yang menjejakkan kaki di Bulan.

Lihat dan unduh dokumen berupa surat tiga lembar tersebut di bawah ini. Klik di gambar untuk memperbesar.



Jumat, 07 Juni 2019

Penampakan Cigar Shaped UFO di Jumo, Temanggung, Jawa-Tengah [6 / 6 / 2019]


Beberapa teori di dunia ufologi menyatakan kalau UFO bentuk silinder atau cigar shaped UFO adalah pesawat induk milik alien. Dan UFO silinder adalah salah satu bentuk yang paling umum orang-orang lihat di seluruh dunia. Pada Kamis tanggal 6 Juni 2019 UFO bentuk silinder terlihat di wilayah Jawa-Tengah.

Pada hari Kamis pagi sekira pukul 09:00 WIB di atas wilayah kecamatan Jumo, kabupaten Temanggung, provinsi Jawa-Tengah, 6 Juni 2019, terlihat penampakan UFO bentuk silinder / cigar.


Tidak hanya itu. Selain UFO bentuk cigar / silinder, terlihat juga dua buah UFO bentuk orb yang menyertainya.

"Penampakan UFO pertama berwujud dua titik / bola sebanyak dua buah. UFO kedua bentuk garis / silinder; di kedua ujungnya mengkilap berwarna putih," terang saksi mata yang bernama Octa Agung Nugroho.

"Kedua objek tersebut melayang tinggi sekali. Bergerak dari arah Barat ke Timur," tambah Agung.


Berdasarkan keterangan dari akun medsosnya Octa Agung Nugroho, ia adalah warga Jakarta, bekerja di Aparatur Sipil Negara (ASN) Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan. Mungkin Agung sedang mudik Lebaran, karena saat momen tersebut direkam (6/6) masih Lebaran hari kedua.

Cek beberapa foto (UFO cigar dan UFO orb) nya di atas, dan tonton videonya di bawah ini.