KabarUFO, Jakarta - Para Senator Brasil menyerukan agar digelar sesi khusus yang bertujuan agar kesadaran publik untuk fenomena UFO jadi lebih besar, berdasarkan dokumen resmi Persyaratan Senat Brasil (Senado Federal Requerimento) yang sudah diajukan.
Dilansir dari The Debrief, mengacu pada negara-negara di seluruh dunia yang "sudah membentuk komisi penelitian untuk kendaraan-kendaraan (misterius) ini," Persyaratan Senat Brasil merujuk kepada inisiatif yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, dan menyatakan bahwa "keterbukaan (oleh) pemerintah sangat dicari, sehingga kebenaran bisa ditemukan, dan badan-badan penelitian (UFO) milik mereka juga akan terungkap.”
Sesi khusus yang diusulkan oleh Persyaratan Senat Brasil akan digelar pada 24 Juni 2022.
"Brasil adalah negara pertama yang mengakui kalau UFO itu nyata," seperti yang tertulis di dokumen Persyaratan Senat Brasil.
"Mengacu pada pertemuan terbuka untuk masyarakat, militer dan wartawan, yang digelar di Escola Superior de Guerra (ESG), Rio de Janeiro, pada tahun 1954, ketika kapten Angkatan Udara Brasil, João Adil de Oliveira, mempresentasikan realitas dan karakteristik dari objek-objek terbang misterius ini," tambah dokumen tersebut.
"Perancis juga melakukan hal yang sama, pada tahun 1976; 22 tahun kemudian," tambahan di isi dokumen Persyaratan Senat Brasil.
Inisiasi terbaru ini dipelopori oleh Sneator Brasil Eduardo Girão, dengan dukungan dari Senator Eliziane Gama, Senator Alessandro Vieira, Senator Izalci Lucas, Senator Jorge Kajuru, Senator Marcos do Val, Senator Paulo Rocha, dan Senator José Reguffe.
Usaha dengar pendapat terbaru ini juga merupakan efek dari inisiatif serupa yang digerakkan oleh warga sipil Brasil pada tahun 2004, yang dimulai oleh AJ Gevaerd, kreator dari Brazilian UFO Magazine, Revista UFO, dan Brazilian Commission of Ufologists (CBU). Insiatif lawas tersebut bernama “UFOs: Freedom of Information Now.”
Inisiasi dengar pendapat UFOs: Freedom of Information Now saat itu berhasil mengundang para saksi mata dari pihak Integrated Center for Air Defense and Air Traffic Control (Cindacta) and Brazilian Aerospace Defense Command (Comdabra).
Gevaerd mengatakan kalau pada tahun 2021 ia dikontak oleh Senator Eduardo Girão, dan mengajaknya untuk bantu mengorganisir public-hearing oleh Persyaratan Senat Brasil bulan Juni nanti.
Nantinya Gevaerd beserta para peneliti di bidang ufologi lainnya akan berbicara di depan Senat dan anggota Kongres mengenai: bukti UFO, dokumen-dokumen resmi, kasus-kasus UFO terbaik... Semua kasus UFO yang pernah terjadi di Brasil.
Selain AJ Gevaerd, pengorganisiran dengar pendapat (public hearing) UFO di Kongres Brasil bulan Juni nanti juga dibantu oleh Rony Vernet, pakar komputer yang juga memiliki gelar Magister di bidang Fisika.
Selain itu, Rony Vernet juga pendiri dari UAP Brazil, situs database kasus-kasus UFO di Brasil.
Sebelumnya pada 17 Mei 2022 kemarin, pemerintah Amerika Serikat mengadakan dengar pendapat (public-hearing) terkait fenomena UFO.
Senin, 30 Mei 2022
Akhir Juni 2022 Pemerintah Brasil Juga Akan Gelar Dengar Pendapat (Public Hearing) Terkait Fenomena UFO
Rabu, 18 Mei 2022
Ini Dia Video Rekaman Penuh Dengar Pendapat (Public Hearing) oleh Kongres AS Tentang UFO
Video rekaman penuh dengar pendapat (pubic hearing) tentang UFO yang diselenggarakan oleh Kongres Amerika Serikat pada 17 Mei 2022 diunggah ke YouTube. Seperti apa?Scott W. Bray, Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS, ketika mempresentasikan video penampakan UFO di dengar pendapat Kongres AS (17/5). Foto: Wall Street Journal.
Dengar pendapat ini digelar pada 17 Mei 2022 pukul 09:00 pagi waktu AS. Mengundang saksi Ronald S. Moultrie dari Under Secretary of Defense for Intelligence, dan Scott W. Bray, Deputy Director of Naval Intelligence (Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS).
Kedua saksi tersebut diberi banyak pertanyaan, antara lain: "Apakah Pentagon (Department Of Defense) menyimpan reruntuhan UFO?", "Apakah Department Of Defense juga melacak UFO / USO di bawah laut? dan lain-lain.
Salah satu pertanyaan tajam yang dilempar oleh anggota Kongres ke para saksi ini adalah tentang Wilson's Memo, yakni transkrip perbincangan tertutup tentang UFO/alien oleh Wakil Laksamana Angkatan Laut Amerika Serikat, Thomas Ray Wilson, dengan pakar astrofisika ternama AS, Dr. Eric W. Davis, pada 16 Oktober 2002. Transkrip ini bocor ke internet pada tahun 2019.
Kemudian para saksi mata juga perlihatkan footage UFO terbaru, yang direkam dari dalam kokpit pesawat pada tahun 2021.
Meski jawaban dari para saksi pihak Pentagon masih banyak menutup-nutupi, setidaknya topik UFO kini tak lagi mendapat stigma oleh pemerintah dan masyarakat. Disclosure pasti akan terjadi, namun bertahap. Sabar.Tonton video penuh rekaman dengar pendapat Kongres AS tentang UFO 2022 di bawah ini.
Selasa, 10 Mei 2022
Pekan Depan Kongres AS Gelar Dengar Pendapat Terkait Fenomena UFO
![]() |
| ilustrasi (gambar: Netflix) |
KabarUFO, Jakarta - Setelah 56 tahun, akhirnya Kongres Amerika Serikat kembali gelar dengar pendapat (public hearing) terkait fenomena UFO. Seperti apa?
Dilansir dari New York Times, Selasa pekan depan (17/5) Kongres AS melalui House Intelligence Committee (Komite Intelijen DPR) akan mendengar keterangan dari perwakilan dua lembaga di Pentagon.
Dengar pendapat tersebut dimaksudkan untuk fokus pada kerja divisi di Pentagon yang dibentuk setelah laporan Preliminary Assessment: Unidentified Aerial Phenomenon dirilis oleh pihak Office Of The Director of National Intelligence (ODNI), pada 25 Juni 2021 kemarin.
“Karena ini adalah wilayah dengan kepentingan publik yang tinggi, maka kerahasiaan yang tidak semestinya dapat menjadi hambatan untuk memecahkan misteri (fenomena UFO) ini, atau dapat mencegah kami untuk menemukan solusinya,” ujar André Carson, perwakilan Partai Demokrat dari negara bagian Indiana, dan kepala subkomite di House Intelligence Committee untuk bidang kontraterorisme, kontraintelijen dan kontraproliferasi, yang mengadakan dengar pendapat tersebut.
“Dengar pendapat ini adalah tentang memeriksa langkah-langkah yang dapat diambil Pentagon untuk mengurangi stigma seputar pelaporan (fenomena UFO) oleh pilot militer, dan oleh pilot sipil,” tambah André Carson.
Para saksi yang dijadwalkan hadir di dengar pendapat ini termasuk Ronald S. Moultrie dari Under Secretary of Defense for Intelligence, dan Scott W. Bray, Deputy Director of Naval Intelligence (Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut AS).
“Pemerintah federal dan komunitas intelijen memiliki peran penting dalam mengontekstualisasikan dan menganalisis laporan (fenomena UFO),” kata Adam B. Schiff, Perwakilan Partai Demokrat untuk negara bagian California, yang merupakan ketua House Intelligence Committee.
B. Schiff mengatakan tujuan dari dengar pendapat adalah untuk menerangi “salah satu misteri terbesar sepanjang masa, dan untuk memutus siklus kerahasiaan berlebih dan spekulasi, melalui kebenaran dan transparansi,”
House Intelligence Committee, adalah sebuah komite dari United States House of Representatives (Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat) yang bertanggung jawab di bawah pengawasan pihak United States Intelligence Community (Komunitas Intelijen Amerika Serikat).
Terakhir Kongres AS mengadakan dengar pendapat mengenai fenomena UFO adalah pada tahun 1966. Namun terlalu banyak pembungkaman dan kerahasiaan oleh pihak US Air Force saat itu, sehingga hasilnya nihil.


