Tampilkan postingan dengan label Unidentified Submerged Object. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unidentified Submerged Object. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2024

Purnawirawan Laksamana Muda US Navy, Tim Gallaudet, Rilis Buku Putih Tentang USO [Unidentified Submerged Object]

Purnawirawan Laksamana Muda US Navy (1985 - 2019), Tim Gallaudet, rilis Buku Putih tentang USO [Unidentified Submerged Object]. Seperti apa?

Buku Putih tentang USO yang ditulis oleh Tim Gallaudet ini berjudul Beneath The Surface: We May Learn About UAP by Looking in the Ocean (2024).

Selain itu, Buku Putih ini ditulis oleh Tim Gallaudet untuk The Sol Foundation, inisiasi khusus untuk meneliti fenomena UFO, yang dipimpin oleh Profesor Garry Nolan (Stanford University).

Sekedar info, Tim Gallaudet juga pernah menjabat sebagai Deputy di NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) era tahun 2017-2021.

Selain itu, Tim Gallaudet juga pernah jadi Oceanographer di US Navy pada tahun 2014-2017.

Buku putih adalah sebuah laporan resmi yang biasanya dikeluarkan oleh pemerintah untuk menguraikan suatu kebijakan atau memberikan penjelasan resmi mengenai suatu masalah atau keputusan.

Unidentified Submerged Object (USO) adalah objek tak dikenal yang berada di bawah permukaan laut.

Unduh dan baca Buku Putih Beneath The Surface: We May Learn About UAP by Looking in the Ocean (2024) melalui tautan berikut.


Rabu, 02 Desember 2020

Laporan Terbaru Intelijen AS Ungkap Kasus UFO Bentuk Segitiga yang Mampu Beroperasi di Laut dan Udara

 

KabarUFO, Jakarta - Laporan terbaru dari pihak intelijen angkatan laut AS ungkap kasus perjumpaan dengan UFO bentuk segitiga yang mampu beroperasi di laut dan udara. Seperti apa?

Pada 2 Desember 2020 situs The Debrief menerbitkan artikel panjang tentang tim gugus tugas khusus penanganan kasus UFO, Unidentified Aerial Phenomena Task Force (UAPTF), yang sudah diresmikan oleh pihak Department Of Defense pada tanggal 4 Agustus 2020. UAPTF berada di bawah wewenang Office of Naval Intelligence (Kantor Intelijen Angkatan Laut AS).

Dilansir dari The Debrief, beberapa narasumber (yang dirahasiakan namanya) mengkonfirmasi ke The Debrief, kalau pihak UAPTF baru-baru ini menerbitkan dua laporan intelijen rahasia, yang satu laporannya dideskripsikan oleh salah seorang narsum sebagai 'mengejutkan'.

Dua orang dari pihak Department of Defense dan satu dari United States Intelligence Community (IC) bersedia untuk memberikan detail konten dari laporan rahasia tersebut ke pihak The Debrief.

Lalu tambahan tiga orang narsum dari pihak United States Intelligence Community (IC) dan penyelenggaraan hukum federal juga mengkonfirmasi keberadaan laporan tersebut, namun mereka hanya ingin berkomentar terkait distribusi dari laporan tersebut saja.

Meski The Debrief tidak menyediakan informasi nama dan jabatan dari para narsum, namun mereka memberi petunjuk kalau semua narsumnya bekerja di United States Intelligence Community (IC) dan Director of National Intelligence (DNI).


UFO Bentuk Segitiga yang Mampu Beroperasi di Laut dan Udara


Salah satu laporan terbaru dari UAPTF yang beredar di kalangan intelijen AS adalah UFO bentuk segitiga yang mampu beroperasi di laut dan udara. Semua narasumber untuk The Debrief pun mengiyakan adanya laporan ini. Bahkan bukti fotonya juga ada.

Foto UFO bentuk segitiga tersebut dipotret dari dalam kokpit pesawat jet tempur. Digambarkan kalau UFO tersebut berbentuk segitiga dengan tiga cahaya putih bentuk lingkaran di tiap sudut permukaan bawahnya.

Narsum yang mengaku pernah melihat fotonya mengatakan kalau foto tersebut diambil pada tahun 2019 oleh seorang pilot jet F/A-18.

Sementara dua narsum yang mengaku menerima laporan tersebut mengatakan kalau foto tersebut dipotret setelah UFO tersebut muncul dari laut dan naik ke langit dengan sudut terbang 90 derajat.

Diindikasikan kalau kasus UFO tersebut terjadi di wilayah Pantai Barat AS. Beberapa sumber lain juga mengkonfirmasi eksistensi dari foto tersebut, namun mereka menolak memberikan informasi detail dari kasus tersebut.

Para narsum yang mengaku membaca laporan UAPTF tersebut, mengatakan kalau laporan tersebut banyak fokus ke “Unidentified Submersible Phenomena" atau kendaraan "transmedium" yang mampu beroperasi di air dan udara.

Tiga narasumber untuk The Debrief mengatakan kalau laporan tersebut juga mengisyaratkan pihak UAPTF percaya kalau objek-objek misterius ini mungkin juga berasal dari lautan-lautan di Bumi.


Unidentified Submerged Object (USO) / Benda Bawah Air Tak Dikenal


Sebelumnya tiga tahun lalu, astronom dan chief-video / image-analyst untuk Mutual UFO Network (MUFON), Marc D’Antonio, berbagi cerita dari kasus Unidentified Submerged Object (USO) yang oleh pihak US Navy disebut sebagai "Fast Mover", karena bergerak sangat cepat di dalam laut.

Pengalaman ini didapat oleh Marc D'Antonio ketika ia berlayar sebagai warga sipil di salah satu kapal laut US Navy, saat sedang mengarungi Samudera Atlantik Utara.

Tahun lalu, situs The Drive juga mewawancarai beberapa penyelam veteran terkait kasus USO. Para penyelam US Navy yang diwawancara mengamini kalau memang ada beberapa objek bawah air yang bergerak sangat cepat dan terekam oleh radar kapal angkatan laut.

Salah satu narsum untuk The Debrief yang juga seorang anggota senior di United States Intelligence Community (IC), yang kewajibannya selama puluhan tahun melibatkan program pengintaian bawah air, mengatakan kalau memang benar ada objek-objek bawah air tak dikenal yang bergerak sangat cepat dan terdeteksi oleh sistem militer Amerika Serikat.

Kemudian para narsum yang mengaku telah membaca laporan terbaru UAPTF tersebut, mengatakan kalau pihak UAPTF tertarik pada subjek "transmedium vehicles", yakni kendaraan yang bisa beroperasi di air dan udara tersebut.

Pihak The Debrief juga mewawancarai Steven Zaloga, penulis buku tahunan World Military Unmanned Aerial Systems Market Profile & Forecast, dan juga seorang pengamat senior bidang pertahanan untuk Teal Group di Virginia.

Pihak The Debrief bertanya ke Zaloga mengenai kendaraan "transmedium". Zaloga mengatakan kalau ia tidak tahu eksistensi teknologi kendaraan buatan manusia yang mampu beroperasi di air dan udara sekaligus.


Tambahan


Karena tulisan ini menyinggung tentang UFO bentuk segitiga. Pada tahun 2019 KabarUFO juga pernah menulis artikel panjang tentang UFO bentuk segitiga. Baca artikelnya di SINI.

Jumat, 25 Oktober 2019

UFO / USO Terlihat di Perairan Saint Pierre, Réunion, Perancis


KabarUFO, Jakarta - Sebuah UFO (atau USO? Ket: unidentified submerged object) ukuran besar terlihat di wilayah Saint Pierre, Réunion, Perancis. Seperti apa?

Sebuah UFO berukuran besar terlihat mengambang di atas perairan Saint Pierre, pulau Réunion, Perancis, pada Jumat, 11 Oktober 2019 kemarin.

Momen tersebut terekam via video oleh seseorang bernama Sandrine Fontaine. "Saya merekam videonya via ponsel yang dihadapkan ke arah lensa teleskop," jelas Sandrine.

"Saya sedang berada di dalam kamar dan melihat ke luar jendela, ada sebuah objek warna hitam tak bergerak di atas permukaan air. Segera saja saya ambil teleskop, dan saya lihat adalah sebuah objek bentuk aneh dengan cara terbang yang juga aneh," terangnya.

Sandrine Fontaine juga menjelaskan mengapa videonya berwarna merah, adalah karena ia merekamnya sekira pukul enam sore sampai tujuh malam.

Tonton video penampakannya di bawah ini.


Bentuknya Mirip dengan USO (unidentified submerged object) di Kasus USS Trepang, Maret 1971?

Bentuk dari UFO di Saint Pierre, Réunion, Perancis, ini mirip sekali dengan UFO yang terpotret oleh periskop kapal selam USS Trepang (SSN-674) milik US Navy di wilayah Arktik pada bulan Maret 1971.

Kasus ini baru menyeruak ke permukaan pada tahun 2017 kemarin, semenjak foto-fotonya bocor ke internet.

UFO bentuk segitiga ini dipotret di wilayah Arktik, tepatnya tengah-tengah antara Islandia dengan pulau Jan Mayen di Samudera Atlantik.

Lihat foto-fotonya di bawah ini. Mirip bukan?



Selasa, 26 Maret 2019

Unidentified Submerged Object Ditemukan di Laut Yunani via Google Earth


KabarUFO, Jakarta - Penampakan Unidentified Submerged Object (USO) ditemukan di wilayah perairan Yunani via layanan Google Earth. Seperti apa?

Penampakan Unidentified Submerged Object (USO) tersebut berada di wilayah Laut Aegea, Yunani, dan pertama kali ditemukan oleh akun YouTube The Hidden Underbelly 2.0 via layanan Google Earth dan dipublikasikan pada tanggal 24 Juli 2018.

Berdasarkan keterangan di Google Earth, foto tersebut dipotret oleh satelit pada 7 September 2017. Objeknya berbentuk piringan yang sudah sangat identik.


Benda bawah air tak dikenal (Unidentified Submerged Object / USO) adalah objek tak dikenal yang berada di bawah permukaan laut. Objek ini dapat berupa sebuah benda yang mirip kapal selam, semacam pulau ataupun berupa cahaya lampu yang tampak di dalam laut.

Laut Aegea adalah sebuah cabang Laut Tengah, yang letaknya berada antara Yunani dan Anatolia. Laut ini dihubungkan dengan Laut Marmara dan Laut Hitam oleh Selat Dardanella dan Bosporus.

Luas dari Laut Aegea mencakup sekitar 214,000 km² (83.000 sq mi). Kedalaman maksimum laut adalah 3.543 m (11.624 kaki), timur Kreta.

Penasaran ingin melihat langsung penampakan USO tersebut? Unduh terlebih dahulu aplikasi Google Earth di sini. Lalu buka aplikasi Google Earth, kemudian ketik koordinat 40°27'4.62" 22°51'39.78" di menu Search (ada di kiri atas).

Tonton juga videonya [via akun The Hidden Underbelly 2.0] di bawah ini.

Jumat, 08 Februari 2019

Penumpang Pesawat Lihat Penampakan USO di Laut Jepang


KabarUFO, Jakarta - Seorang penumpang pesawat ketika di udara melihat penampakan Unidentified Submerged Object / USO / Benda Bawah Air Tak Dikenal. Seperti apa penampakannya?

Seorang penumpang pesawat bernama Jesse Akin ketika di udara melihat penampakan Unidentified Submerged Object / USO / Benda Bawah Air Tak Dikenal di laut Jepang.

Penampakan tersebut Akin lihat ketika ia sedang dalam perjalanan dari Osaka, Jepang, menuju Los Angeles, Amerika Serikat, pada Januari 2019.

Dari video di bawah bisa dilihat kalau USO tersebut bergerak lebih cepat dari pesawat yang ditumpangi oleh Akin.

Benda bawah air tak dikenal (Unidentified Submerged Object/USO) adalah objek tak dikenal yang berada di bawah permukaan laut. Objek ini dapat berupa sebuah benda yang mirip kapal selam, semacam pulau ataupun berupa cahaya lampu yang tampak di dalam laut.

Fenomena USO disebut oleh pihak US Navy sebagai "Fast Mover". Bahkan Marc D’Antonio, Chief Video Analyst di MUFON, yang juga pernah bekerja kontrak dengan US Navy, mengatakan kalau US Navy memiliki program rahasia untuk meneliti USO yang bernama Fast Mover Programme.

Tonton videonya yang diunggah oleh saluran Sky and Space di bawah ini.