Tampilkan postingan dengan label 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2017. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Mei 2019

UFO Chronicles: The Black Programs (2018)



Ada begitu banyak film dokumenter tentang UFO, tapi kebanyakan hanya mengulas permukaannya; tidak secara mendalam. Salah satu film dokumenter yang membahas fenomena UFO secara mendalam adalah UFO Chronicles: The Black Programs (2018).

UFO Chronicles: The Black Programs adalah sebuah dokumenter yang menganalisa fenomena UFO secara mendalam dari sudut pandang pengamat / sejarawan di dunia penerbangan militer.

Film dokumenter ini merupakan bagian dari seri film UFO Chronicles, produksi Gravitas Ventures. Narasumber di UFO Chronicles: The Black Programs hanya satu orang, yaitu Michael Schratt, seorang peneliti / sejarawan di dunia penerbangan militer.

Bagi yang senang melihat video-video UFO tentu bakal kecewa dengan UFO Chronicles: The Black Programs, karena film ini hanya berisi pemaparan informasi serta analisa dari narasumbernya saja.

Tapi bagi yang mendalami Ufologi serta teori konspirasi bakal senang dengan limpahan informasi di UFO Chronicles: The Black Programs.

Ya, film UFO Chronicles: The Black Programs berisi hasil pengamatan dari banyak kasus penampakan UFO, serta analisa kalau kemungkinan besar mayoritas penampakan UFO adalah pesawat rahasia buatan militer.

Salah satu ucapan Schratt yang cukup mengena adalah: "Sebelum kita berasumsi kalau UFO adalah pesawat alien, kita harus menelaah dahulu kemungkinan kalau UFO adalah pesawat rahasia milik pihak militer,"

Di dokumenter ini, Schratt banyak menganalisa secara mendalam serta menyatakan kalau UFO yang banyak kita lihat kemungkinan besar adalah pesawat rahasia milik militer AS.

Schratt selain menganalisa juga memberikan beberapa bukti dokumen kalau fenomena UFO kemungkinan besar adalah pesawat buatan manusia.

Yang membuat film dokumenter ini meyakinkan adalah Schratt memaparkan analisanya banyak dengan bahasa teknis di dunia penerbangan militer.

Selain itu, Schratt juga coba menganalisa beberapa kasus penampakan UFO yang terkenal, serta coba menanggapi pernyataan dari para tokoh ternama di dunia Ufologi.

Satu-satunya kekurangan dari film ini mungkin adalah editing video yang sangat sederhana. Namun hal ini tidak mengurangi pemaparan kontennya.

Tonton film ini di berbagai layanan streaming video online. Cukup mencerahkan tanpa harus menyudutkan dunia Ufologi.

Jumat, 26 April 2019

TR-3B, Pesawat Rahasia Militer AS atau Pesawat Alien?


KabarUFO, Jakarta - Salah satu bentuk UFO yang cukup sering terlihat adalah segitiga. Tapi banyak teori  menyebutkan kalau sebenarnya pesawat tersebut adalah buatan manusia yang menggunakan teknologi alien. Benarkah?

Mulai dari dekade 80-an di berbagai belahan Bumi mulai muncul penampakan UFO bentuk segitiga. Pesawat tersebut biasanya berwarna hitam dan sering terlihat pada malam hari.

Penampakan UFO bentuk segitiga mulai ramai terlihat pada akhir dekade 80-an, terutama di wilayah Belgia, dan bermula sejak 29 November 1989 hingga sepanjang tahun 1992. Peristiwa tersebut dikenal dengan nama 'Belgian UFO Wave'.


TR-3A Black Manta


Sebelumnya beredar rumor di kalangan ufologis sejak tahun 1991 kalau UFO tersebut merupakan pesawat mata-mata buatan manusia yang dikenal dengan nama TR-3A Black Manta.

TR-3A Black Manta dikembangkan oleh pihak US Air Force di bawah proyek rahasia (black project), dan mulai digunakan sejak Perang Teluk (1990 - 1991).


TR-3B Astra


Namun pada tahun 1999 di sebuah program serial televisi produksi BBC berjudul Riddle of the Skies (1999), salah seorang narasumber / whistle-blower bernama Edgar Fouché, yang mengaku pernah bekerja di Area-51, mengatakan kalau sudah ada pesawat suksesor dari TR-3A yang bernama TR-3B Astra.
TR-3B Astra menurut Edgar Fouché dikembangkan oleh Lockheed Martin, perusahaan teknologi-keamanan-pertahanan udara asal Amerika Serikat. Pengembangan TR-3B dilakukan oleh pihak Lockheed Martin di bawah proyek Skunk Works (proyek yang juga sudah memproduksi beberapa jenis pesawat tempur seperti: U-2, Lockheed SR-71 Blackbird, Lockheed F-117 Nighthawk, Lockheed Martin F-22 Raptor, dan Lockheed Martin F-35 Lightning II).

Keistimewaan dari TR-3B Astra menurut Edgar Fouché adalah menggunakan mesin Gravitational Shielding (pelindung gravitasi), yakni teknologi yang melindungi pesawat dari daya gravitasi Bumi, sehingga daya gravitasi planet kita tidak akan mempengaruhi pesawat tersebut.
Terdengar seperti di film-film fiksi ilmiah? Kawan, masih banyak teknologi rahasia yang tidak diumumkan oleh pemerintah, serta bagaimana cara mereka memperoleh teknologi tersebut, karena ingin melindungi kepentingan militer mereka.

Jadi masihkah kita menganggap kalau hal ini adalah Pseudoscience (ilmu semu)? Kalau kita melihat beberapa dekade ke belakang, ada banyak hal-hal yang dulunya hanya ada di film fiksi ilmiah kini telah jadi kenyataan.


Paten Teknologi Pesawat Luar Angkasa Bentuk Segitiga pada Tahun 2006


Pada tahun 2017 kemarin ditemukan sebuah paten teknologi yang perlihatkan proyek pengembangan pesawat luar angkasa bentuk segitiga. Mirip sekali dengan bentuk TR-3B Astra yang terlihat oleh banyak orang dalam kurun waktu tiga dekade terakhir ini. Klik ke tautan berikut untuk melihat paten teknologinya.

Paten teknologi dari pesawat luar angkasa bentuk segitiga tersebut ditemukan di situs Google Patents (layanan pencarian yang mengindeks dari badan paten Amerika Serikat, United States Patent and Trademark Office. Paten-paten ini diambil langsung dari database USPTO. Sedikitnya terdapat tujuh juta buah paten tersimpan dalam database ini).
Sementara orang yang mempatenkan teknologi pesawat luar angkasa segitiga tersebut adalah seseorang bernama John St. Clair. Sosoknya pun hingga kini masih misterius, karena tidak ditemukan hasilnya jika kita cari via Google. Siapakah dia?

Paten teknologi bernama Triangular Spacecraft tersebut pertama kali didaftarkan oleh John St. Clair secara global pada tahun 2004 dan di United States Patent and Trademark Office pada tahun 2006.

Namun per tahun 2019 status dari pendaftaran paten tersebut adalah abandoned (diabaikan). Apa yang terjadi?

Selasa, 26 Maret 2019

Unidentified Submerged Object Ditemukan di Laut Yunani via Google Earth


KabarUFO, Jakarta - Penampakan Unidentified Submerged Object (USO) ditemukan di wilayah perairan Yunani via layanan Google Earth. Seperti apa?

Penampakan Unidentified Submerged Object (USO) tersebut berada di wilayah Laut Aegea, Yunani, dan pertama kali ditemukan oleh akun YouTube The Hidden Underbelly 2.0 via layanan Google Earth dan dipublikasikan pada tanggal 24 Juli 2018.

Berdasarkan keterangan di Google Earth, foto tersebut dipotret oleh satelit pada 7 September 2017. Objeknya berbentuk piringan yang sudah sangat identik.


Benda bawah air tak dikenal (Unidentified Submerged Object / USO) adalah objek tak dikenal yang berada di bawah permukaan laut. Objek ini dapat berupa sebuah benda yang mirip kapal selam, semacam pulau ataupun berupa cahaya lampu yang tampak di dalam laut.

Laut Aegea adalah sebuah cabang Laut Tengah, yang letaknya berada antara Yunani dan Anatolia. Laut ini dihubungkan dengan Laut Marmara dan Laut Hitam oleh Selat Dardanella dan Bosporus.

Luas dari Laut Aegea mencakup sekitar 214,000 km² (83.000 sq mi). Kedalaman maksimum laut adalah 3.543 m (11.624 kaki), timur Kreta.

Penasaran ingin melihat langsung penampakan USO tersebut? Unduh terlebih dahulu aplikasi Google Earth di sini. Lalu buka aplikasi Google Earth, kemudian ketik koordinat 40°27'4.62" 22°51'39.78" di menu Search (ada di kiri atas).

Tonton juga videonya [via akun The Hidden Underbelly 2.0] di bawah ini.

Selasa, 26 Februari 2019

UFO Piring Terbang Bercahaya Terlihat Dua Malam Berturut-turut


KabarUFO, Jakarta - UFO bentuk piring terbang bercahaya pernah terlihat dua malam berturut-turut di atas wilayah Ohio, Amerika Serikat (AS). Seperti apa?

Dilansir dari MUFON, seorang saksi mata menyaksikan penampakan UFO bentuk piring terbang bercahaya selama dua malam berturut-turut.

Berdasarkan testimoni saksi mata tersebut untuk kasus Case 85012 di database MUFON, UFO tersebut terlihat di atas sebuah lapangan golf, pada 7 Juli 2017, pukul 09:32 malam waktu setempat.

Kejadian tersebut terjadi di kota Girard, Trumbull County, negara bagian Ohio, Amerika Serikat.

"Ini adalah penampakan kedua berturut-turut dalam dua malam. Langit malam itu cerah tanpa awan, dan kami merekamnya di ujung jalan Liberty Street yang sejajar dengan lapangan golf. Dan di atas lapangan golf tersebut terlibat sebuah objek bentuk piring bercahaya ukuran besar," terang saksi mata tersebut.

"Saya perkirakan kalau ukuran panjang dari UFO tersebut adalah 91 meter. Saya pun langsung segera merekam UFO tersebut via kamera ponsel, karena pada penampakan malam sebelumnya ponsel saya mati ketika merekam objek misterius tersebut dari jarak dekat," tambahnya.

Saksi mata tersebut mengatakan kalau kali ini ia berhasil merekam video penampakan UFO tersebut selama 18 detik, sebelum ponselnya kembali mati ketika coba untuk kali kedua merekam lebih dekat UFO tersebut.

"Penampakan tersebut disaksikan oleh saya, pacar saya, dan anak perempuan saya, selama 10 menit. Setelah ponsel saya mati secara misterius, saya langsung antar pulang keluarga saya ke rumah," jelas saksi mata tersebut.

"Setelah itu saya kembali mengintai UFO tersebut dengan berjalan kaki. Pesawat tersebut terbang dengan kecepatan rendah melewati tiga baris rumah yang berada dekat lapangan golf tersebut," ungkapnya.

Saksi mata tersebut juga menceritakan kalau sesudah itu ia mendengar suara helikopter dan jet yang datang dari pangkalan udara Youngstown-Warren Regional Airport/Vienna Air Base (berjarak 11 kilometer dari lokasi), seperti untuk mengejar UFO tersebut. "Dan UFO tersebut pun langsung terbang ke arah barat laut menuju kota Cleveland (kota yang masih di dalam negara bagian Ohio)," jelas saksi mata tersebut.

Tonton videonya di bawah ini.