KabarUFO, Jakarta - Kasus penampakan V-Shaped UFO (UFO bentuk huruf V) cukup jarang di Indonesia. Ternyata pernah terlihat pada tahun 2018 di atas kota Palu, Sulawesi Tengah. Seperti apa?
Pada 9 Agustus 2023, Rendra (nama samaran), menceritakan pengalamannya kepada KabarUFO, tentang UFO bentuk V yang ia lihat pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, pada tahun 2018.
Penampakan V-shaped UFO tersebut terjadi pada tanggal 28 September 2018 pukul 20:00 WITA, di atas kota Palu, Sulawesi Tengah.
"Saya lihatnya pas gempa di Palu tahun 2018. Kota lagi gelap gulita karena gempa, memandang langit, tiba-tiba kelihatan terbang di balik awan. Bentuknya persis kayak gitu (huruf V), dengan lampu-lampu kayak gitu (lampu-lampu berjejer di bagian bawahnya)," terang Rendra.
Kemudian Rendra coba merunut kronologi kejadiannya dari awal:
"Jadi kan Gempa Palu itu tanggal 28 September 2018, pas adzan Maghrib. Nah jadi sekira jam 8 malam, kami sekeluarga mengungsi ke rumah saudara yang halamannya luas,"
"Kami tidur di halaman rumah, beralaskan terpal, tanpa atap. Kondisi kota mati lampu gara-gara gempa, jadi cukup memungkinkan lihat sesuatu di langit,"
"Jaringan hape (telekomunikasi seluler) mati. Akses internet juga mati, kecuali provider XL,"
"Pas kejadian itu, saya sama adik saya lagi tiduran memandangi langit, sambil membayangkan situasi di luar sana, yang sudah porak-poranda karena gempa,"
"Tiba-tiba UFO itu lewat samar-samar di balik awan. Hingga kemudian menghilang secara perlahan, tanpa suara sedikitpun,"
"Lihat nggak?" tanya saya ke adik saya.
"Iya lihat, bentuk segitiga kan?" jawab adik saya.
"Iya. Apa itu?" tanya saya lagi.
Kira-kira seperti itu percakapan saya dengan adik saya.
Rendra menjelaskan kalau kalau posisi UFO-nya berada di balik awan dan tanpa suara "Bisa saya bilang itu ukurannya sangat besar sih, kalau dibandingkan dengan pesawat,"
Gempa bumi dan tsunami Sulawesi 2018 adalah peristiwa gempa bumi berkekuatan 7,4 SR diikuti dengan tsunami yang melanda pantai barat Pulau Sulawesi, bagian utara pada tanggal 28 September 2018, pukul 18.02 WITA.
Pusat gempa berada di 26 km utara Donggala dan 80 km barat laut kota Paludengan kedalaman 10 km.
Guncangan gempa bumi dirasakan di kabupaten Donggala, kota Palu, kabupaten Parigi Moutong, kabupaten Sigi, kabupaten Poso, kabupaten Tolitoli, kabupaten Pasangkayu, bahkan hingga kota Gorontalo, kota Samarinda, kota Balikpapan, dan kota Makassar. Gempa tersebut memicu tsunami hingga ketinggian lima meter di kota Palu.
KabarUFO, Jakarta - Pada 2 Desember 2020 situs The Debrief menerbitkan artikel tentang kasus UFO yang dilihat dan dipotret oleh pilot militer AS pada tahun 2019. Sehari kemudian (3/12) The Debrief meriis penampakan foto UFO tersebut. Seperti apa?
Dilansir dari TheDebrief, beragam sumber mengkonfirmsi ke The Debrief kalau pihak Unidentified Aerial Phenomena Task Force (UAPTF) baru-baru ini menerbitkan dua laporan penampakan UFO oleh pihak militer AS. Salah satu foto dari kasus tersebut pun akhirnya bocor.
Dua orang dari pihak Department of Defense dan satu dari United States Intelligence Community (IC) bersedia untuk memberikan detail konten dari laporan rahasia tersebut pihak The Debrief.
Tambahan tiga orang narsum dari pihak United States Intelligence Community (IC) dan penyelenggaraan hukum federal juga mengkonfirmasi keberadaan laporan tersebut, namun mereka hanya ingin berkomentar terkait distribusi dari laporan tersebut saja.
Meski The Debrief tidak menyediakan informasi nama dan jabatan dari para narsum, namun mereka memberi petunjuk kalau semua narsumnya bekerja di United States Intelligence Community (IC) dan Director of National Intelligence (DNI).
Salah satu laporan kasus tersebut adalah sebuah foto yang dikategorikan sebagai "unidentified".
Pihak The Debrief diberitahu kalau foto tersebut dipotret dari dalam kokpit pesawat jet tempur F/A-18, oleh sang pilot dengan menggunakan ponsel.
Kasus ini terjadi pada tahun 2019 di wilayah lepas Pantai Timur Amerika Serikat.
Laporan kasus ini menyebut kalau objek misterius tersebut mengambang tak bergerak ketika berhadapan dengan pesawat jet sang pilot.
Tiga narasumber untuk pihak The Debrief menyatakan kalau UFO tersebut sedang terbang di ketinggian 9,1 km hingga 10 km di atas permukaan tanah, dan berjarak 304 meter dari pesawat jet yang memotretnya.
Foto tersebut pun beredar luas di kalangan Intelijen AS dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
"Puluhan tahun bekerja di dunia Intelijen, saya belum pernah lihat sesuatu seperti ini," ungkap salah satu narsum The Debrief.
Para narasumber untuk The Debrief menyatakan kalau laporan pihak UAPTF ini didistribusikan dengan metode berbeda-beda. Ada yang mengaku mendapatkannya via Secret Internet Protocol Router Network (SIPRNet) milik Department Of Defense, ada yang mengaku mendapatkannya via NSANet (jaringan intranet resmi milik pihak National Security Agency), ada juga yang mengaku mendapatkannya via sistem Intelink milik CIA.
Menurut para narsum yang bersedia untuk mendiskusikan dokumen tersebut ke pihak The Debrief, isi laporannya juga mempertimbangkan kalau UAP / UFO yang dipotret merupakan teknologi milik "alien" atau "non manusia".
Pada tanggal 3 Desember 2020 pihak The Debrief pun menerbitkan foto yang akhirnya bocor tersebut.
Fotonya (setelah di-zoom in) bisa anda lihat di bawah ini. Terlihat berwarna perak dan sedang mengarah ke bawah. Permukaan bawahnya menghadap kamera.
Sementara foto aslinya (resolusi tinggi) bisa anda lihat di paling atas.
KabarUFO, Jakarta - Pada November 2018 seorang astronom asal Amerika Serikat berhasil merekam video penampakan dari 'pasukan' UFO di sekitar awan antarbintang Orion Nebula. Seperti apa?
Pada November 2018 seorang astronom asal Amerika Serikat dengan akun YouTube bernama Moonshot23 berhasil merekam video penampakan dari lima buah UFO bentuk silinder (cigar shaped UFO) yang bergerak di sekitar awan antarbintang Orion Nebula.
Momen tersebut terjadi ketika akun Moonshot23 sedang merekam video ruang angkasa di sekitar wilayah Orion Nebula. Tiba-tiba terlihat lima buah UFO bentuk silinder terbang melintas!
Akun Moonshot23 pun langsung merekam video penampakan tersebut via ponselnya, dengan mengarahkan ponsel ke layar komputernya.
Perangkat lunak (software komputer) yang digunakan adalah: 1. Nebulosity
Video rekaman ini diunggah ke YouTube pada tanggal 9 November 2018. Pihak Moonshot23 mengunggah dua buah video dari penampakan ini; pertama adalah raw video (video mentah), kedua adalah video yang sudah diedit, agar mempermudah netizen untuk melihatnya.
Kami sarankan untuk melihat video ini di PC/laptop, agar bisa melihat lebih detail.
Nebula Orion (dikenal juga dengan nama Messier 42 atau M42 atau NGC 1976) adalah awan antarbintang / nebula yang terletak di selatan Sabuk Orion pada rasi bintang Orion. Objek ini merupakan salah satu nebula yang paling terang, dan dapat dilihat menggunakan mata telanjang.
M42 berjarak 20 tahun cahaya dari Bumi, dan merupakan daerah pembentukan bintang besar yang paling dekat dengan Bumi.
Ada begitu
banyak film dokumenter tentang UFO, tapi kebanyakan hanya mengulas
permukaannya; tidak secara mendalam. Salah satu film dokumenter yang
membahas fenomena UFO secara mendalam adalah UFO Chronicles: The Black
Programs (2018).
UFO Chronicles: The Black Programs adalah sebuah dokumenter yang
menganalisa fenomena UFO secara mendalam dari sudut pandang pengamat /
sejarawan di dunia penerbangan militer.
Film dokumenter ini merupakan bagian dari seri film UFO Chronicles, produksi Gravitas
Ventures. Narasumber di UFO Chronicles: The Black Programs hanya
satu orang, yaitu Michael Schratt, seorang peneliti / sejarawan di dunia
penerbangan militer.
Bagi yang senang melihat video-video UFO tentu bakal kecewa dengan UFO
Chronicles: The Black Programs, karena film ini hanya berisi pemaparan
informasi serta analisa dari narasumbernya saja.
Tapi bagi yang mendalami Ufologi serta teori konspirasi bakal senang dengan
limpahan informasi di UFO Chronicles: The Black Programs.
Ya, film UFO Chronicles: The Black Programs berisi hasil pengamatan
dari banyak kasus penampakan UFO, serta analisa kalau kemungkinan besar
mayoritas penampakan UFO adalah pesawat rahasia buatan militer.
Salah satu ucapan Schratt yang cukup mengena adalah: "Sebelum kita
berasumsi kalau UFO adalah pesawat alien, kita harus menelaah dahulu
kemungkinan kalau UFO adalah pesawat rahasia milik pihak militer,"
Di dokumenter ini, Schratt banyak menganalisa secara mendalam serta
menyatakan kalau UFO yang banyak kita lihat kemungkinan besar adalah pesawat
rahasia milik militer AS.
Schratt selain menganalisa juga memberikan beberapa bukti dokumen kalau
fenomena UFO kemungkinan besar adalah pesawat buatan manusia.
Yang membuat film dokumenter ini meyakinkan adalah Schratt memaparkan
analisanya banyak dengan bahasa teknis di dunia penerbangan militer.
Selain itu, Schratt juga coba menganalisa beberapa kasus penampakan UFO yang
terkenal, serta coba menanggapi pernyataan dari para tokoh ternama di dunia
Ufologi.
Satu-satunya kekurangan dari film ini mungkin adalah editing video yang
sangat sederhana. Namun hal ini tidak mengurangi pemaparan kontennya.
Tonton film ini di berbagai layanan streaming video online. Cukup
mencerahkan tanpa harus menyudutkan dunia Ufologi.
KabarUFO, Jakarta - Penampakan Unidentified Submerged Object (USO) ditemukan di wilayah perairan Yunani via layanan Google Earth. Seperti apa?
Penampakan Unidentified Submerged Object (USO) tersebut berada di wilayah Laut Aegea, Yunani, dan pertama kali ditemukan oleh akun YouTube The Hidden Underbelly 2.0 via layanan Google Earth dan dipublikasikan pada tanggal 24 Juli 2018.
Berdasarkan keterangan di Google Earth, foto tersebut dipotret oleh satelit pada 7 September 2017. Objeknya berbentuk piringan yang sudah sangat identik.
Benda bawah air tak dikenal (Unidentified Submerged Object / USO) adalah objek tak dikenal yang berada di bawah permukaan laut. Objek ini dapat berupa sebuah benda yang mirip kapal selam, semacam pulau ataupun berupa cahaya lampu yang tampak di dalam laut.
Laut Aegea adalah sebuah cabang Laut Tengah, yang letaknya berada antara Yunani dan Anatolia. Laut ini dihubungkan dengan Laut Marmara dan Laut Hitam oleh Selat Dardanella dan Bosporus.
Luas dari Laut Aegea mencakup sekitar 214,000 km² (83.000 sq mi). Kedalaman maksimum laut adalah 3.543 m (11.624 kaki), timur Kreta.
Penasaran ingin melihat langsung penampakan USO tersebut? Unduh terlebih dahulu aplikasi Google Earth di sini.
Lalu buka aplikasi Google Earth, kemudian ketik koordinat 40°27'4.62" 22°51'39.78" di menu Search (ada di kiri atas).
Tonton juga videonya [via akun The Hidden Underbelly 2.0] di bawah ini.
Penampakan UFO di atas wilayah kecamatan Mantrijeron, kota Yogyakarta,
provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kamis, 11 Oktober 2018.
Pukul 19 : 30 WIB. Direkam oleh akun YouTube bernama hmmpo ben.
KabarUFO, Jakarta - Seorang pria dalam penerbangan dari Belanda ke China tak sengaja melihat penampakan UFO bentuk piring terbang di langit. Ia pun langsung memotret objek misterius tersebut. Seperti apa?
Seseorang bernama Ming Yang ketika dalam penerbangan dari Belanda menuju China dengan menggunakan maskapai KLM Boeing 787 pada 14 September 2018, melihat penampakan UFO bentuk piring terbang di langit.
Min Yang pun langsung inisiatif untuk memotret piring terbang berwarna perak tersebut dengan menggunakan ponsel miliknya.
Situs asal China, mp.weixin.qq., melacak laporan tersebut dan menyimpulkan kalau saat penampakan tersebut, UFO itu sedang berada di atas waduk Shidou, yang berada di tengah-tengah distrik Jimei, kota Xiamen, provinsi Fujian, China.
Selain itu pihak mp.weixin.qq. juga berkonsultasi dengan seorang kapten pilot profesional bernama Cheng Hui. Menurut Hui, ukuran diameter dari UFO tersebut adalah berkisar 120-200 meter, dan ketika dipotret sedang berada di ketinggian 3.600 meter di atas permukaan tanah.
Menurut Min Yang, piring terbang tersebut seperti sedang dalam tampilan kamuflase. Untuk melihat laporan asli dari kasus ini di situs mp.weixin.qq., klik ke tautan berikut.
KabarUFO, Jakarta - Beberapa buah UFO terlihat sekaligus di gurun Mojave, California, Amerika Serikat, pada bulan Desember 2018 kemarin. Seperti apa?
Seseorang bernama Victoria Clark ketika baru selesai melakukan kegiatan meditasi luar ruangan bersama teman-temannya, melihat penampakan banyak UFO sekaligus.
Lokasi Clark lakukan meditasi adalah di bukit Crystal Hill, Giant Rock, gurun Mojave, California, AS. Ketika sedang menuruni bukit Clark beserta teman-temannya lihat tiga (kemudian bertambah jumlahnya) buah UFO bentuk orb bercahaya putih melayang-layang.
Seketika itu pula Clark langsung merekam video penampakan UFO tersebut melalui kamera ponselnya. Menurut berbagai teori konspirasi / Ufologi, wilayah gurun Mojave adalah tempat fasilitas rahasia milik pemerintah AS untuk meneliti UFO.
Tonton video-video tangkapan Victoria Clark di bawah ini.
KabarUFO, Jakarta - Bagi yang mendalami dunia Ufologi pasti tahu Bob Lazar, sosok whistlerblower ternama yang membocorkan rahasia UFO dan Area 51 kepada dunia, karena ia pernah bekerja di situs milik militer AS yang meneliti piring terbang. Kami coba jelaskan mengenai cerita dari Bob Lazar.
Robert Scott "Bob" Lazar (lahir 26 Januari 1959) mengklaim telah bekerja pada teknologi reverse extraterrestrial di sebuah situs bernama S-4, Nellis Air Range, dekat fasilitas uji Area 51, Nevada tengah, Amerika Serikat.
S-4, Fasilitas Rahasia AS untuk Meneliti UFO dan Alien
Bob Lazar mengatakan kalau fasilitas S-4 berdekatan dengan Danau Papoose, yang terletak di sebelah selatan fasilitas utama Area 51 di Groom Lake, dan termasuk di dalam hanggar pesawat tersembunyi yang dibangun di sisi gunung.
Lazar kerja di fasilitas S-4 mulai awal tahun 1989. Di sana Lazar menjabat sebagai Senior Staff Physicist di sebuah proyek bernama Project Galileo, yang beranggotakan 22 orang, selama enam bulan.
Piring terbang yang pertama Lazar lihat ada di kali ketiga ia mengunjungi fasilitas tersebut. Lazar yakin kalau piring terbang itu bukan buatan manusia, ketika ia sudah memasuki pesawat tersebut.
Lazar dipekerjakan oleh pihak militer AS di penelitian tersebut, untuk meneliti bagaimana pesawat tersebut dibuat dan beroperasi.
Lazar mengatakan kalau ia tidak pernah ada kontak langsung dengan alien. Tapi semasa bekerja di S-4 Lazar mengaku pernah melihat dua buah foto dari alien jenis Grey ketika sedang diotopsi.
Berdasarkan wawancaranya pada tahun 1989, Lazar mengatakan bahwa semasa bekerja di fasilitas S-4, Lazar pernah melihat ada sembilan buah UFO jenis piring terbang yang diteliti. "Semuanya dalam kondisi mulus, tidak seperti cerita orang-orang kalau piring terbang tersebut ditembak jatuh," jelas Lazar.
Lazar juga mengatakan kalau piring terbang yang ia teliti berbahan metal, dan ada tiga lantai/tingkat di dalam pesawat tersebut.
Elemen Asing yang Digunakan oleh Piring Terbang
Menurut Lazar pada tahun 1989, UFO jenis piring terbang menggunakan teknologi propulsi gelombang gravitasi, yang didukung oleh elemen atom bernama 115 / Moskovium; yang tidak ada di Bumi.
Moskovium adalah unsur kimia dalam sistem periodik unsur yang memiliki lambang Mc dan nomor atom 115. Unsur ini baru ditemukan (direkayasa) di Bumi pada tahun 2003.
Atom 115 menurut Lazar digunakan untuk menghasilkan gelombang gravitasi pada pesawat piring terbang.
Beberapa Kejadian di Fasilitas S-4
Lalu Lazar pernah diberitahu kalau pada tahun 1979 di fasilitas S-4 sempat ada pertemuan pertukaran informasi antara manusia dengan alien, namun berakhir buruk, karena sempat terjadi konfrontasi yang mengakibatkan beberapa petugas keamanan dari pihak AS terbunuh.
Lazar juga pernah diberitahu bahwa sebelum ia bekerja di fasilitas S-4, pernah ada dua orang ilmuwan yang meninggal akibat ledakan dari reaktor di piring terbang tersebut.
Selama bekerja di S-4 Lazar juga mengaku menyaksikan ujicoba dari piring terbang tersebut oleh pilot manusia. "Ujicoba dilakukan tiap Rabu malam, ketika lalu lintas mobil dan pesawat di sekitar lokasi sedang sepi," terangnya.
Grey Alien Sudah ke Bumi Sejak 10.000 Tahun Terakhir
Lazar mengklaim lebih lanjut bahwa ia telah membaca dokumen pengarahan pemerintah AS, yang menggambarkan keterlibatan alien jenis Grey dalam urusan manusia sudah ada sejak 10.000 tahun terakhir.
Menurut briefing pihak militer AS yang didapatkan oleh Lazar, makhluk luar angkasa Grey berasal dari planet yang mengorbit sistem bintang kembar biner bernama Zeta Reticuli.
Zeta Reticuli adalah sistem bintang ganda yang terletak sekitar 39 tahun cahaya dari Bumi. Zeta Reticuli terletak di rasi bintang Reticulum, dan dapat dilihat dengan mata telanjang pada langit yang sangat gelap.
Bob Lazar Pasca Berhenti Bekerja di Fasilitas S-4
Ketika Lazar memutuskan berhenti kerja di fasilitas S-4 ia mengaku beberapa kali mendapat percobaan pembunuhan terhadap dirinya.
"Saya percaya kalau satu-satunya pelindung diri saya setelah berhenti bekerja di S-4 adalah membocorkan cerita ini ke publik. Salah satu teman memberitahukan saya untuk membocorkan kisah ini ke George Knapp dari stasiun televisi KLAS-TV," ungkap Lazar.
"Jadi jika mereka nanti membunuh saya, maka itu akan semakin membuktikan kalau yang saya katakan itu benar adanya," tambahnya.
Pada bulan Mei 1989, Lazar muncul dalam wawancara khusus dengan reporter investigatif George Knapp di stasiun TV Las Vegas KLAS, dengan nama samaran "Dennis" dan dengan wajahnya tersembunyi, untuk membahas pekerjaan yang diakui di S-4. Baca transkrip wawancaranya di SINI.
Dia muncul dengan nama sendiri dan kedoknya dalam wawancara berikutnya dengan Knapp pada bulan November.
Lazar mengklaim sebelumnya ia pada 1982 hingga 1984 telah bekerja sebagai ilmuwan di fasilitas Meson Fisika di Los Alamos National Laboratory. Dia telah menyatakan bahwa semua catatan akademisnya telah dihapus dalam upaya oleh pihak berwenang/pemerintah untuk mendiskreditkan ceritanya.
"Awalnya saya tak percaya dengan UFO dan teori konspirasi pemerintah, tapi setelah kerja di fasilitas S-4 baru saya percaya," jelas Lazar.
***
Yang membuat KabarUFO percaya dengan cerita Lazar adalah ia konstan terus mengatakan hal yang sama pada tiap wawancaranya, dan ia malas berspekulasi; tidak mau menjawab hal yang ia tidak ketahui.
Berikut adalah kompilasi beberapa wawancara yang dilakukan oleh Lazar dari tahun ke tahun; mulai tahun 1989-2018, dari televisi, radio, konferensi pers, dan podcast internet.
Tonton video-videonya di bawah ini. Patut dicatat kalau ada banyak istilah teknis bidang sains di beberapa wawancara ini.
KabarUFO, Hong Kong - UFO bentuk V terlihat di pusat Hong Kong pada tanggal 19 November 2018 kemarin. Seperti apa?
Sebuah UFO bentuk V terlihat terbang dengan kecepatan rendah di wilayah distrik Hong Kong Island Central, pada tanggal 19 November 2018, pukul 20:08 malam waktu setempat.
Penampakan tersebut direkam via ponsel oleh seseorang yang bernama Eric Ng, dan videonya pun ia unggah ke YouTube.
UFO bentuk V atau steel square adalah salah satu benda terbang tak dikenal yang cukup sering terlihat di berbagai belahan Bumi.
Tonton video penampakan UFO bentuk V tersebut di bawah ini.
KabarUFO, Jakarta - Penampakan UFO tak sengaja terekam oleh kamera dashboard (dashcam) mobil di Irlandia. Seperti apa?
Sebuah penampakan UFO yang sedang terbang melintas terekam oleh dashcam mobil milik seseorang bernama Sandy Laverty asal Coleraine, County Londonderry, Irlandia Utara.
Video ini direkam ketika Sandy sedang berkendara pergi kerja melalui jalan Cloyfin Road di Coleraine, pada tanggal 9 November 2018, hari Jumat pukul 06:44 pagi waktu setempat.
Dashcam, dashboard camera, car DVR, driving recorder, atau event data recorder (EDR) adalah sebuah kamera onboard yang merekam video POV (point of view) dari dalam mobil melalui kaca depan.
Sebuah lukisan kuno di Italia dari abad ke-15 seperti menggambarkan penampakan UFO dan alien. Seperti apa?
Madonna Col Bambino e San Giovannino adalah sebuah lukisan dari abad ke-15 karya Jacopo da Sellaio asal Florence, Italia. Lukisan cat minyak ini menggambarkan Bunda Maria dengan bayi John the Baptist ("Yohanes Pembaptis").
Namun ada yang aneh di lukisanMadonna Col Bambino e San Giovannino, yakni sebuah objek mirip UFO (berbentuk oval dan diberi simbol/tanda bercahaya) di langit yang ada di lukisan, serta mahkluk-makhluk misterius bertentakel yang pula melayang-layang di langit dalam lukisan tersebut.
Lukisan ini dibuat oleh Jacopo da Sellaio di sekolah Lorenzo Di Credi, Florence, Italia, pada abad ke-15. Jacopo da Sellaio hidup pada tahun 1441 hingga 1493.
Saat ini lukisan Madonna Col Bambino e San Giovannino berada di ruangan Mezzanine, balai kota Palazzo Vecchio, Florence, Italia.
Madonna adalah citra-citra Maria dalam seni rupa, baik yang menampilkan Maria seorang diri maupun yang menampilkan Maria bersama putranya, kanak-kanak Yesus. Citra-citra ini merupakan ikon-ikon yang sangat dihargai dalam Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks.
Istilah Madonna berasal dari frasa Italia, Ma Donna, yang berarti "Tuan Putriku". Madonna dan Anak (Bunda Maria dan Kanak-Kanak Yesus) adalah jenis citra yang sangat umum dijumpai dalam ikonografi Kristen.
Menurut anda objek-objek apakah yang ada di langit dalam lukisan Madonna Col Bambino e San Giovannino?
KabarUFO, Jakarta - UFO bentuk silinder / cerutu terlihat di sekitar awan Nebula Orion pada tanggal 7 November 2018 kemarin oleh saluran astronomi di YouTube bernama Moonshot23. Seperti apa?
Pada tanggal 7 November 2018 kemarin, saluran Moonshot23 di YouTube asal Amerika Serikat mendeteksi adanya sebuah UFO berbentuk silinder / cerutu dekat awan Nebula Orion M42.
Pihak Moonshot23 merekam penampakan ini menggunakan teleskop astronomi Celestron 8SE dengan lensa tambahan HyperStar.
Tonton videonya di bawah ini.
Sebelumnya pada tanggal 29 November 2017 lalu, seorang astronom asal North Carolina, AS, juga menemukan sebuah penampakan UFO bentuk silinder / cerutu di sekitar awan Nebula Orion.
Penampakan tersebut direkam via teleskop khusus astronomi, yakni Newtonian.
Cek foto-foto penampakan UFO bentuk silinder / cerutu di awan Nebula Orion pada 29 November 2017 di bawah ini.
Nebula Orion (dikenal juga dengan Messier 42 atau M42 atau NGC 1976) adalah nebula memanjang yang terletak di selatan Sabuk Orion pada rasi bintang Orion.
Objek ini merupakan salah satu nebula yang paling terang, dan dapat dilihat menggunakan mata telanjang.
M42 terletak pada jarak 1,344 ± 20 tahun cahaya dan merupakan daerah pembentukan bintang besar yang paling dekat dengan Bumi.
Nebula M42 diestimasikan sepanjang 24 tahun cahaya dengan massa sekitar dua ribu kali massa Matahari.
Naskah yang lebih tua sering merujuk pada Nebula orion sebagai Great Nebula di Orion atau Great Orion Nebula.
Nebula (dari bahasa Latin yang artinya "kabut"; jamak: nebulae atau nebulæ, dengan ligatur) adalah awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma.
Awalnya nebula adalah nama umum yang diberikan untuk semua objek astronomi yang membentang, termasuk galaksi di luar Bima Sakti (beberapa contoh dari penggunaan lama masih bertahan; sebagai contoh, Galaksi Andromeda kadang-kadang merujuk pada Nebula Andromeda).
KabarUFO, Dublin - Beberapa maskapai penerbangan yang sedang terbang di atas wilayah Irlandia secara bersamaan lihat penampakan UFO, yang seperti baru masuk ke atmosfir Bumi dari luar angkasa. Seperti apa?
Dilansir dari The Drive, pada tanggal 9 November 2018 kemarin pukul 06:47 pagi waktu setempat, pilot di maskapai penerbangan British Airways dengan kode panggilan Speedbird94, mengontak pihak Shannon Air Traffic Control (ATC), untuk menanyakan apakah sedang ada latihan militer di udara, namun pihak menara bandara mengatakan tidak ada.
Kemudian pilot British Airways tersebut menjelaskan bahwa ada objek berwarna terang yang terbang di sisi sebelah kiri pesawat mereka, sebelum akhirnya menghilang dengan kecepatan tinggi ke arah utara.
Pihak Shannon Air Traffic Control (ATC) membalas kalau tidak ada penampakan di radar kedua mereka. Sang pilot kemudian merespon "Oke, objek tersebut bergerak begitu cepat," Kemudian ditanya oleh pihak menara bandara "Di sisi pesawat kamu?"
Kemudian pilot dari Virgin Airlines Boeing 747 dengan kode panggilan Virgin76 yang juga sedang terbang di atas Irlandia, juga bergabung di perbincangan di radio tersebut, dengan mengatakan kalau mereka juga melihat beberapa objek bercahaya dengan kecepatan tinggi seperti baru memasuki atmosfir Bumi dari luar angkasa.
"Di mana kita?" ujar pilot Virgin76.
"Untung bukan hanya saya yang melihat," ujar salah seorang di perbincangan radio komunikasi tersebut.
"Ya, penampakan tersebut sangat menarik. Tadi ada dua objek bercahaya dari arah jam 11 sebelum mereka terbang ke atas dengan kecepatan tinggi," ujar pilot Virgin 76.
Pesawat British Airways yang pertama melihat penampakan tersebut sedang terbang dari Montreal, Kanada, menuju bandara Heathrow, London, Inggris.
Lalu ada pilot dari maskapai penerbangan Norwegian Air 737 juga ikut di percakapan komunikasi radio tersebut. Beberapa menara bandara juga mengatakan kalau mereka menerima laporan serupa mengenai objek terbang misterius tersebut.
Salah satu orang di perbincangan komunikasi radio tersebut juga mengatakan kalau objek misterius tersebut kecepatannya seperti Mach 2 (dua kali kecepatan suara, atau 2469 km per jam).
Maskapai British Airways ketika melihat penampakan misterius tersebut sedang terbang di atas wilayah County Kerry, Irlandia.
+++
Pihak Irish Aviation Authority (IAA) pun mengatakan kalau mereka akan menyelidiki kasus tersebut. "Menyusul laporan dari beberapa maskapai penerbangan pada Jumat 9 November 2018 terkait aktivitas udara yang tak umum, maka kami telah membuat laporannya," tulis mereka.
Rekaman audio perbincangan komunikasi radio Shannon Air Traffic Control saat terjadi penampakan UFO tersebut bisa didengarkan dan diunduh di SINI. Cek mulai pada menit ke-17:50 hingga menit ke-20:00.
KabarUFO, Jakarta - Sejak pertama kali ditemukan pada akhir 2017 kemarin, Oumuamua masih diselimuti misteri dan mengundang rasa penasaran.
Mengingat ukurannya yang sangat besar (sebesar stadion), orbit yang tak biasa, kecepatannya yang sangat tinggi, berwarna merah, serta bentuknya tak mirip asteroid pada umumnya, banyak yang berasumsi kalau objek misterius tersebut mungkin adalah roket riset milik alien.
Seperti yang dilansir dari NBC News, para ilmuwan dari Harvard University bahkan menulis kalau Oumuamua mungkin adalah pesawat alien, seperti yang tertulis di makalah The Astrophysical Journal Letters yang akan terbit pada tanggal 12 November 2018 nanti.
"Mungkin (Oumuamua) adalah sebuah satelit/roket riset yang dikirim sengaja ke Tata Surya kita untuk menyelidiki Bumi, oleh peradaban alien," tulis para ilmuwan Harvard tersebut di The Astrophysical Journal Letter.
Bahkan sesudah melakukan beberapa analisis matematis secara hati-hati, para ilmuwan menyatakan kalau Oumuamua bisa juga pesawat alien.
"Sangat tidak mungkin untuk menebak tujuan di balik Oumuamua tanpa data lebih," tulis Avi Loeb, Chairman di departemen astronomi Harvard, sekaligus salah satu penulis di makalah tersebut.
Rekan Loeb di penelitian ini, Shmuel Bialy, dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, mengakui kalau skenario Oumuamua adalah sebuah pesawat alien adalah pendapat yang 'eksotis'.
"Namun kita juga tidak boleh menutup mata kalau Oumuamua bisa juga merupakan komet atau asteroid dari galaksi lain," ujar Seth Shostak, astrnom senior di SETI Institute di Mountain View, California, AS.
Coryn Bailer-Jones, astronom dari Max Planck Institute for Astronomy di Heidelberg, Jerman, juga mengatakan pendapat serupa. "Dalam sains kita harus bertanya kepada diri sendiri, di mana buktinya?
Sementara Bailer-Jones, yang awal tahun ini memimpin sekelompok ilmuwan yang mengidentifikasi empat buah bintang kerdil, juga mengungkapkan rasa penasaran terkait orbit vertikal dari Oumuamua ketika mengelilingi Tata Surya.
"Tapi mengapa mengirim pesawat untuk melakukan hal ini? Jika itu memang pesawat, mengapa mengambil orbit yang jauh dari Bumi? Tentu banyak yang berkata kalau itu dilakukan para alien untuk menipu manusia. Banyak yang terus mengungkapkan pernyataan-pernyataan yang tak didukung dengan bukti yang kuat untuk menopang ide tersebut," ungkap Bailer-Jones.
Namun Loeb berkata kalau dugaan tersebut adalah 'murni saintifik dan berdasarkan pada bukti.
Kemudian, seperti yang dilansir dari Motherboard, Karen Meech, salah satu ilmuwan yang terlibat di publikasi penemuan Oumuamua untuk pertama kalinya, mengatakan kalau akselerasi aneh dari Oumuamua belum diamati sepenuhnya.
"Makalah dari Bialy dan Loeb tidak memaparkan argumen yang bagus. Perlu adanya bukti kuat untuk mendukung klaim ini," sanggah Meech.
Sementara Olivier Hainaut, salah satu ilmuwan yang terlibat di penelitian awal Oumaumau mengatakan kalau cara terbaik untuk menanggapi teori eksentrik adalah dengan santai. Jika anda googling di internet, tentu bakal dapat teori-teori yang lebih gila lagi," candanya.
Oumuamua (secara resmi dinamai dengan 1I/2017 U1; sebelumnya C/2017 U1 (PANSTARRS) adalah objek antarbintang yang pertama dikenal yang melewati Tata Surya. Objek ini ditemukan pada lintasan hiperbola eksentrik oleh Robert Weryk pada 19 Oktober 2017, 40 hari setelah berputar mengelilingi Matahari.
Pengamatan pertama dilakukan oleh teleskop Pan-STARRS ketika objek berada pada 0,2 AU (30.000.000 km; 19.000.000 mi) dari Bumi, dengan posisi menjauh dari Matahari.
Objek ini awalnya diasumsikan sebuah komet, kemudian diklasifikasikan sebagai asteroid satu minggu kemudian. Objek ini adalah benda pertama dari objek antarbintang.
Akibat lintasan hiperbola, benda ini akan melewati orbit Neptunus pada tahun 2022 dan meninggalkan sistem Tata Surya kira-kira 20.000 tahun. Jumlah waktu objek tersebut melayang di antara bintang-bintang galaksi cakram ini belum diketahui.
Berdasarkan 34 hari observasi arc, eksentrisitas orbit ‘Oumuamua ini adalah 1,20, yang paling tinggi dari objek yang belum diamati dalam sistem Tata Surya.
Eksentrisitas tinggi dari orbit ‘Oumuamua, baik orbit masuk dan keluar, menunjukkan bahwa benda itu tidak pernah terikat gravitasi dengan Tata Surya dan objek antarbintang karena kecepatan masuk yang lebih cepat daripada kecepatan lepas Matahari.
Benda ini bergerak dalam arah yang berlawanan dari orbit planet-planet, pada kemiringan ke ekliptika hingga 60°. Arah gerakan dari ‘Oumuamua adalah 6° dari apeks Tata Surya. [atr]
KabarUFO, Mexico City - Tiga buah UFO jenis piring terbang terlihat jelas terbang di atas pantai Rosarito, Baja California, Meksiko. Seperti apa?
Tiga buah UFO jenis piring terbang terlihat jelas terbang di atas pantai Rosarito, Baja California, Meksiko, pada tanggal 28 Oktober 2018 pukul 4:23 pagi waktu setempat.
Penampakan tersebut direkam melalui video oleh seseorang bernama Esteban Zavala.
"Hari ini, 28 Oktober 2018, saya melihat lima buah UFO terbang di atas pantai Rosarito, Baja California, Meksiko, pukul 4:23 pagi," tulis Zavala.
"Saya sedang berkendara kembali ke San Diego, California, AS, dengan nenek saya. Kami sedang berbincang biasa, kemudian ia terdiam dan menunjuk ke langit. Saya pun melihat ke atas dan melihat lima buah UFO terbang di atas perumahan dan pantai," tambahnya.
"Kemudian saya pun memberhentikan mobil dan langsung merekamnya melalui Instagram Live, demi menghindari spekulasi orang-orang kalau video tersebut merupakan hasil editing," jelas Zavala.
Menurut Zavala ada lima UFO yang ia lihat, namun di video yang direkam terlihat hanya tiga buah UFO. Tonton videonya di bawah ini.
KabarUFO, Buenos Aires - Sebuah UFO tak sengaja terekam di siaran langsung program televisi Argentina. Seperti apa?
UFO tak sengaja terekam di siaran langsung program Mañanas Argentinas produksi stasiun televisi C5N, Argentina, pada hari Rabu 10 Oktober 2018.
Sang pemandu acara Mañanas Argentinas, Mariela Fernández, langsung menunjuk ke objek berwarna metalik di layar yang terlihat terbang dalam kecepatan rendah.
"Itu bukan pesawat," ujar Fernández di acara siaran langsung tersebut.
Canal 5 Noticias ("Channel 5 News" atau C5N) adalah sebuah saluran berita 24 jam televisi kabel di Argentina.
Tonton videonya di bawah ini, yang diunggah oleh saluran resmi C5N.
KabarUFO, Ohio - Sebuah UFO bentuk silinder / cigar terekam video sedang melayang di atas ladang wilayah Ohio, AS. Seperti apa penampakannya?
UFO bentuk silinder / cigar terekam video sedang melayang di atas sebuah ladang wilayah Ohio, Amerika Serikat, pada tanggal 22 Oktober 2018 kemarin.
Momen ini direkam oleh Mark Evans ketika ia sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. "Video ini direkam pada pukul 3:40 sore ketika sedang dalam perjalanan pulang," tulis Evans.
UFO tersebut terlihat dari sisi samping mobil yang dikendarai oleh Evans, dan terlihat sedang melayang di atas sebuah ladang.
Sayangnya video yang berhasil direkam oleh Evans hanya berdurasi 23 detik saja. "Baterai ponsel saya low-bat, setelah sebelumnya saya pakai selama bekerja untuk 12 jam," ungkap Evans.
Pria tersebut mengaku kalau ia berusaha untuk mendekati UFO tersebut. "Tapi setelah kami berhasil melewati beberapa pohon yang menghalangi pandangan, UFO tersebut menghilang," jelas Evans.
Kejadian ini terjadi di wilayah Logan County, Ohio, Amerika Serikat. Tonton videonya di bawah ini.
KabarUFO, Jakarta - Sebuah UFO bentuk piring terbang terekam melesat lewati Bulan dengan kecepatan tinggi. Seperti apa?
Sebuah UFO bentuk piring terbang terekam tak sengaja sedang melesat lewati Bulan dengan kecepatan tinggi pada tanggal 24 Oktober 2018 kemarin.
Kejadian tersebut terekam di atas wilayah Perth, Australia. Sang videografer mengatakan bahwa pada saat kejadian tersebut ia sedang iseng merekam pemandangan Bulan purnama dari depan rumahnya, karena Bulannya sedang bersinar terang.
"Saya sadar kalau ternyata ada objek misterius yang terbang melintas cepat di depan Bulan ketika sedang merekamnya via ponsel," terang sang fotografer tersebut.
UFO tersebut melintas pada bagian kanan Bulan secara vertikal. Tonton/unduh videonya melalui situs MUFON.
MUFON atau Mutual UFO Network Inc. yang berdiri pada tahun 1969 adalah sebuah organisasi penelitian UFO yang bertujuan untuk mencari jawaban dari teka-teki UFO. Markas besar MUFON berlokasi di Denver, Colorado, Amerika Serikat.