Tampilkan postingan dengan label Matahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matahari. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2020

UFO Raksasa Terekam oleh Kamera NASA Masuki Tata Surya


KabarUFO, Jakarta - UFO ukuran raksasa terekam oleh kamera NASA masuki Tata Surya, dan momen tersebut dikuak ke publik pertama kali oleh astronom asal Brazil. Seperti apa?

Seorang astronom asal Brazil bernama Vasco Fernandes menemukan foto-foto hasil tangkapan satelit NASA ketika sebuah UFO ukuran raksasa mendekati Bumi.

Momen tersebut terjadi pada tanggal 29 Februari 2020, dan terekam oleh instrumen/kamera Sun Earth Connection Coronal and Heliospheric Investigation (SECCHI) di satelit / pesawat nirawak STEREO-A (Solar Terrestrial Relations Observatory) milik NASA.

Hasil tangkapan dari Fernandes tersebut dijadikan video berdurasi delapan detik.


"Semua foto saya dapatkan dari situs STEREO / SECCHI, dan menjadikannya sebuah video via software Vegas Pro," terang Fernandes.

"Nampaknya UFO tersebut berukuran dua setengah kali Bumi," Fernandes coba beranalisa.

STEREO sendiri adalah sebuah misi dari NASA untuk pengamatan Matahari. Pada tahun 2006 NASA meluncurkan dua pesawat nirawak / satelit STEREO untuk mengorbit di Matahari, yakni STEREO-A dan STEREO-B. Namun pada tahun 2014 kontak dengan satelit STEREO-B hilang, sedangkan STEREO-A hingga kini masih tetap beroperasi.

Klik ke tautan berikut untuk melihat foto-foto objek tersebut via situs STEREO / SECCHI nya NASA.

Tonton videonya di bawah ini. Objek paling sebelah kiri di video adalah: Matahari, yang diikuti oleh Merkurius, Venus dan Terra (Bumi). UFO raksasa tersebut masuk dari sebelah kanan.

Jumat, 07 Februari 2020

11 UFO Terekam Video Terbang di Sekitar Matahari, Satu di antaranya Terekam Berbalik Arah!


KabarUFO, Jakarta - 11 buah UFO terekam video terbang di sekitar Matahari, dan satu di antaranya terekam berbalik arah! Seperti apa?

Pada tanggal 15 Desember 2019, seorang pengamat langit bernama Shadab Shaikh asal Mangalore, Karnataka Selatan, India, sedang mengetes kamera miliknya, Canon EOS 700D dengan filter 10 Stop Neutral Density Filter, sebagai persiapan untuk merekam video dan memotret peristiwa alam Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019, yang terlihat dari wilayah Mangalore, Karnataka, India.

Ketika sedang menguji kameranya, Shadab merekam video Matahari selama 30 detik. Setelah itu file hasil rekamannya ia pindahkan ke PC. Setelah dilihat hasil rekamannya, Shadab melihat ada 11 buah UFO yang bergerak di sekitar Matahari.

Beberapa dari UFO tersebut ada yang bergerak cepat, ada pula yang lambat. Tapi yang paling mencengangkan adalah salah satu UFO tersebut terlihat berbalik arah!

Video direkam pada 15 Desember 2019 pada pukul 10:15 pagi waktu setempat, dari wilayah Navi Mumbai, Kontkan, Maharashtra, India.

Apakah ini alasan mengapa FBI menutup sementara beberapa tempat pengamatan Matahari di seluruh dunia pada September 2018 kemarin?

Tonton videonya di bawah ini. Lebih baik menontonnya via PC atau laptop, agar bisa melihat UFO-nya lebih jelas.

Rabu, 17 Oktober 2018

UFO Ukuran Raksasa Bentuk Kubus Terlihat Dekat Matahari


KabarUFO, London - NASA tak sengaja merekam UFO seukuran planet berbentuk kubus yang terbang dekat Matahari. Seperti apa?

Dilansir dari Daily Express, pakar UFO asal Taiwan, Scott Waring, melalui postingan video terbarunya di YouTube, memperlihatkan penampakan UFO raksasa bentuk kubus yang seperti sedang terbang menjauhi Matahari.

Waring menemukan objek misterius tersebut di foto Matahari yang diambil oleh wahana antariksa nirawak Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) milik NASA, pada tanggal 2 Oktober 2018. Ia pun mengunggah ke YouTube videonya pada tanggal 16 Oktober 2018 kemarin.

Objek misterius ini oleh Waring diperkirakan memiliki ukuran sama dengan planet Bumi yang kita tinggali ini. Apakah itu merupakan kapal induk alien?


Menurut pihak California Institute of Technology (Caltech) suhu di permukaan Matahari adalah berkisar 5.600 derajat Celsius.

Misi pesawat luar angkasa berawak yang akan dilakukan oleh NASA bernama Parker Solar Probe saja hanya akan mendekati Matahari dari jarak 3,8 juta mil, dengan suhu di sana berkisar 1.377 derajat Clesius.

Agar bisa bertahan di suhu sepanas itu, pesawat NASA tersebut bakal dilengkapi dengan lapisan pelindung panas campuran karbon setebal lima inci.

Tapi mungkin para alien dengan teknologi yang jauh di atas manusia mampu menangani masalah ini dengan mudah. Siapa yang tahu?

Scott Waring menemukan UFO kubus raksasa tersebut di NASA’s SOHO Science Archive, program yang bisa diunduh dan memungkinkan semua orang untuk bisa melihat foto Matahari.

Arsipnya berisi gabungan dari data real-time dan telemetri, serta foto dan video dari Matahari. Klik ke sini untuk mengunduhnya.

Tonton videonya di bawah ini.