Beberapa teori di dunia ufologi menyatakan kalau UFO bentuk silinder atau cigar shaped UFO adalah pesawat induk milik alien. Dan UFO silinder adalah salah satu bentuk yang paling umum orang-orang lihat di seluruh dunia. Pada Kamis tanggal 6 Juni 2019 UFO bentuk silinder terlihat di wilayah Jawa-Tengah.
Pada hari Kamis pagi sekira pukul 09:00 WIB di atas wilayah kecamatan Jumo, kabupaten Temanggung, provinsi Jawa-Tengah, 6 Juni 2019, terlihat penampakan UFO bentuk silinder / cigar.
Tidak hanya itu. Selain UFO bentuk cigar / silinder, terlihat juga dua buah UFO bentuk orb yang menyertainya.
"Penampakan UFO pertama berwujud dua titik / bola sebanyak dua buah. UFO kedua bentuk garis / silinder; di kedua ujungnya mengkilap berwarna putih," terang saksi mata yang bernama Octa Agung Nugroho.
"Kedua objek tersebut melayang tinggi sekali. Bergerak dari arah Barat ke Timur," tambah Agung.
Berdasarkan keterangan dari akun medsosnya Octa Agung Nugroho, ia adalah warga Jakarta, bekerja di Aparatur Sipil Negara (ASN) Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan. Mungkin Agung sedang mudik Lebaran, karena saat momen tersebut direkam (6/6) masih Lebaran hari kedua.
Cek beberapa foto (UFO cigar dan UFO orb) nya di atas, dan tonton videonya di bawah ini.
KabarUFO, Jakarta - Seorang astronom berhasil merekam video dari dua buah cigar-shaped UFO ukuran raksasa yang terbang di rasi bintang Leo. Seperti apa?
Seorang astronom bernama John Seindis merekam dua buah cigar-shaped UFO ukuran raksasa yang terbang di rasi bintang Leo.
Penampakan UFO tersebut terjadi pada dini hari tanggal 26 Desember 2020, di sekitar rasi bintang Leo.
"Saya tidak sengaja menemukan benda seperti tongkat yang tidak dapat diidentifikasi pada dini hari tanggal 26 Desember," terang Seindis.
Seindis kemudian mengunggah video penampakan cigar-shaped UFO tersebut di saluran YouTube miliknya pada 27 Desember 2020. Tonton videonya di bawah ini.
KabarUFO, Jakarta - Kini dengan layanan Google Earth, Google Sky, Google Mars & Google Moon, kita bisa melihat secara detail apa saja hasil citra satelit. Kini layanan Google tersebut banyak digunakan oleh para astronom dan ufologist untuk mencari penampakan UFO.
Penampakan UFO terbaru terlihat di layanan Google Sky (salah satu fitur di layanan Google Earth). UFO-nya berbentuk silinder / cigar. Penampakan tersebut pertama kali ditemukan oleh akun YouTube TRUTH SEEKER, dan hasil temuannya dipublikasikan di YouTube pada tanggal 23 Februari 2019.
Cigar shaped UFO banyak disebut oleh para ufologist sebagai kapal induk milik alien. Objek misterius tersebut terlihat di Google Sky dengan koordinat 2 41 32.38 7 53 16.51
Penasaran ingin melihat langsung penampakan UFO silinder / cigar tersebut? Unduh terlebih dahulu aplikasi Google Earth di sini. Lalu buka aplikasi Google Earth, beralih ke Google Sky (klik di ikon atas bentuk Planet Saturnus, pilih "Sky"), kemudian ketik koordinat 2 41 32.38 7 53 16.51 di menu Search (ada di kiri atas).
Tonton juga videonya [via akun TRUTH SEEKER] di bawah ini.
KabarUFO, Jakarta - Ada seseorang yang mengirim cerita pengalamannya ke KabarUFO, ketika dirinya melihat sebuah UFO bentuk cerutu / silinder di Pontianak pada tahun 2018. Seperti apa?
Pada 6 Agustus 2023, Shera (nama samaran) menceritakan pengalamannya ke KabarUFO, ketika ia melihat sebuah cigar-shaped UFO yang dikejar oleh dua pesawat jet TNI di Pontianak pada tahun 2014.
Kasus ini terjadi di tepian Sungai Kapuas, kelurahan Bangka Belitung Laut, Pontianak Tenggara, Pontianak, Kalimantan Barat, pada tahun 2014.
"Pernah liat pesawat tempur TNI yang ngejar objek hitam mirip torpedo tanpa suara - tanpa lampu. Dikejar oleh dua pesawat tempur TNI AU di Kalimantan Barat. Saat itu saya sedang main sepeda sama saudara pada malam hari. Di tepian Sungai Kapuas," terang Shera.
"Kejadiannya tahun 2014. Tanggal dan harinya lupa. Lokasi di Bangka Belitung Laut, Pontianak Tenggara. Pada malam hari di tepian Sungai Kapuas. Malam itu sedang terang Bulan, jadi objek-objek yang lewat seperti burung atau kelelawar, kelihatan," tambahnya.
Shera menjelaskan lagi, kalau objek yang melintas cepat tidak mengeluarkan bersuara. Selang beberapa detik kemudian, dikejar oleh dua pesawat tempur TNI AU.
"Objek sekilas bentuknya seperti torpedo, sedikit lebih besar ukurannya dibandingkan dengan ukuran pesawat TNI yang mengejar," papar Shera.
"Seingat saya, Bulannya agak besar malam itu, Bulan Purnama. Itu saja," pungkasnya.
KabarUFO, Ohio - Sebuah UFO bentuk silinder / cigar terekam video sedang melayang di atas ladang wilayah Ohio, AS. Seperti apa penampakannya?
UFO bentuk silinder / cigar terekam video sedang melayang di atas sebuah ladang wilayah Ohio, Amerika Serikat, pada tanggal 22 Oktober 2018 kemarin.
Momen ini direkam oleh Mark Evans ketika ia sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. "Video ini direkam pada pukul 3:40 sore ketika sedang dalam perjalanan pulang," tulis Evans.
UFO tersebut terlihat dari sisi samping mobil yang dikendarai oleh Evans, dan terlihat sedang melayang di atas sebuah ladang.
Sayangnya video yang berhasil direkam oleh Evans hanya berdurasi 23 detik saja. "Baterai ponsel saya low-bat, setelah sebelumnya saya pakai selama bekerja untuk 12 jam," ungkap Evans.
Pria tersebut mengaku kalau ia berusaha untuk mendekati UFO tersebut. "Tapi setelah kami berhasil melewati beberapa pohon yang menghalangi pandangan, UFO tersebut menghilang," jelas Evans.
Kejadian ini terjadi di wilayah Logan County, Ohio, Amerika Serikat. Tonton videonya di bawah ini.
KabarUFO, Jakarta - Luis Elizondo, orang yang membuat topik UFO kembali mendunia sejak empat tahun terakhir ini akhirnya menyiratkan kalau alien itu memang ada.
Sebelumnya Luis Elizondo jika diwawancara oleh media selalu "bermain aman" dengan berkata "kita mungkin tidak sendiri di dalam semesta ini". Selalu menyebut kata "mungkin", tidak langsung berterus terang berkata kalau alien itu ada.
Tiga tahun terakhir Luis Elizondo selalu diwawancara oleh media-media mainstream, baru tahun 2021 ia mulai keliling di sirkuit komunitas ufologi, dengan menjadi narsum di sejumlah podcast oleh media / tokoh bidang ufologi.
Ketika diwawancara oleh para pelaku di komunitas ufologi, Luis Elizondo berbicara lebih terbuka dan membahas lebih dalam, ketimbang ketika diwawancara oleh media mainstream; di mana ia berbicara lebih hati-hati dan hanya membahas topik UFO di permukaannya saja.
Pada 22 Juni 2021, Luis Elizondo diwawancara oleh saluran YouTube, Theories of Everything with Curt Jaimungal. Wawancara tersebut disiarkan secara langsung (live-streaming) dengan membuka fitur live chat dengan para penonton.
Tiga momen besar di wawancara ini
Ada tiga momen besar di wawancara ini, yang pertama adalah ketika salah satu penonton di live-streaming tersebut bertanya ke pada Luis:
"If the general public knew or saw what you saw, what the next week look like? How the public would react?"
"Jika masyarakat umum tahu atau melihat apa yang Anda lihat (ketahui), bakal seperti apa pekan depan? Akan seperti apa reaksi publik?"
Luis Elizondo pun menjawab:
"Somber"
"Suram / depresi"
Kemudian Luis Elizondo melanjutkan, kalau masyarakat akan menghela nafas tiap harinya (menyikapi realitas baru tersebut) dan coba merefleksikan realitas baru tersebut ke diri mereka dan masyarakat.
"Masyarakat akan serius menanggapi hal ini, bukan dengan cara berpesta di jalanan, seperti di film-film Hollywood,"
"Bakal lebih banyak lagi orang-orang yang serius ke agama, dan makin banyak pula orang yang meninggalkan agama, karena realitas ini. Pertanyaan-pertanyaan tentang teologi / ilmu agama akan hilang,"
"Lalu orang-orang yang selama ini membohongi masyarakat tentang topik UFO akan dikucilkan oleh masyarakat dan mungkin perlu mengganti nama mereka. Kemudian orang-orang yang selama ini berjuang dalam bidang ufologi akan dianggap sebagai pahlawan kebenaran,"
"Dan komunitas sains dan akademik harus melakukan introspeksi besar-besaran, mengapa mereka terus mengulangi kesalahan yang sama sejak kasus Galileo Galilei," (FYI, ilmuwan Galileo dulu dihukum dan dikucilkan oleh dunia sains dan kalangan gereja, karena menentang keyakinan saat itu kalau Bumi adalah pusat dari alam semesta).
"Mungkin dengan realitas baru ini, ras manusia di seluruh dunia akan bersatu,"
Tonton videonya di bawah ini, cek di jam ke 1:08:23.
Momen penting kedua di wawancara ini adalah ketika Luis Elizondo menjelaskan beberapa jenis UFO beserta ukurannya:
1. UFO bentuk piring terbang. Biasanya seukuran mobil sport. 2. UFO bentuk silinder / cigar. Biasanya seukuran bus sekolah. 3. UFO bentuk segitiga. Biasanya ukurannya sangat besar.
Cek di menit ke 1:24.
Momen penting ketiga di wawancara ini adalah ketika debunker terkenal, Mick West, bertanya: "Jika anda betul yakin UFO itu teknologi milik alien, lalu mengapa anda sangat peduli akan NDA, dan tidak rilis saja ke publik, semua bukti-bukti yang anda miliki?"
* keterangan: Non Disclosure Agreement (NDA) adalah perjanjian kerahasiaan antara dua pihak untuk menjaga kerahasiaan informasi dan atau material tertentu, yang mereka bagi bersama akses / informasinya, namun tidak diijinkan untuk diketahui oleh pihak di luar mereka (pihak ketiga). NDA umumnya diaplikasikan di pekerjaan bidang militer dan pemerintahan.
Luis Elizondo pun menjawab pertanyaan tersebut secara panjang lebar dengan nada sedikit emosi, yang intinya kalau ia akan tetap memegang teguh kode etik pekerjaan terdahulunya sebagai orang pemerintahan & militer.
Elizondo berkata kalau ia terus akan memperjuangkan disclosure / pengungkapan topik UFO dari sisi pemerintah, karena menurutnya hanya dari cara (yang benar) itu saja disclosure bisa terjadi.
Cek di menit ke 39:01.
Mengenal Luis Elizondo
Luis Elizondo pernah bekerja di Angkatan Darat AS (US Army) selama 20 tahun sebagai US Army Counterintelligence Special Agent. Ia bertugas untuk berbagai operasi intelijen militer AS di Afganistan, Amerika Selatan dan Teluk Guantanamo (Kuba).
Lalu, TTSA pula yang membuat topik UFO kembali mendunia mulai tahun 2017 hingga sekarang, melalui dua (1 & 2) artikel oleh The New York Times, yang membahas tentang video UFO US Navy dan AATIP.
Terakhir topik UFO mendunia adalah pada akhir dekade 40-an hingga awal dekade 50-an, pasca kasus Roswell tahun 1947.
KabarUFO, Jakarta - Pada November 2018 seorang astronom asal Amerika Serikat berhasil merekam video penampakan dari 'pasukan' UFO di sekitar awan antarbintang Orion Nebula. Seperti apa?
Pada November 2018 seorang astronom asal Amerika Serikat dengan akun YouTube bernama Moonshot23 berhasil merekam video penampakan dari lima buah UFO bentuk silinder (cigar shaped UFO) yang bergerak di sekitar awan antarbintang Orion Nebula.
Momen tersebut terjadi ketika akun Moonshot23 sedang merekam video ruang angkasa di sekitar wilayah Orion Nebula. Tiba-tiba terlihat lima buah UFO bentuk silinder terbang melintas!
Akun Moonshot23 pun langsung merekam video penampakan tersebut via ponselnya, dengan mengarahkan ponsel ke layar komputernya.
Perangkat lunak (software komputer) yang digunakan adalah: 1. Nebulosity
Video rekaman ini diunggah ke YouTube pada tanggal 9 November 2018. Pihak Moonshot23 mengunggah dua buah video dari penampakan ini; pertama adalah raw video (video mentah), kedua adalah video yang sudah diedit, agar mempermudah netizen untuk melihatnya.
Kami sarankan untuk melihat video ini di PC/laptop, agar bisa melihat lebih detail.
Nebula Orion (dikenal juga dengan nama Messier 42 atau M42 atau NGC 1976) adalah awan antarbintang / nebula yang terletak di selatan Sabuk Orion pada rasi bintang Orion. Objek ini merupakan salah satu nebula yang paling terang, dan dapat dilihat menggunakan mata telanjang.
M42 berjarak 20 tahun cahaya dari Bumi, dan merupakan daerah pembentukan bintang besar yang paling dekat dengan Bumi.
KabarUFO, Jakarta - Avi Loeb, Profesor di Universitas Hardvard kembali tegaskan kalau "Oumuamua" kemungkinan adalah pesawat alien. Seperti apa?
Ketika diwawancara oleh podcast Joe Rogan pada Januari 2021 kemarin, Profesor Avi Loeb kembali tegaskan kalau Oumuamua kemungkinan adalah pesawat alien.
Profesor Loeb di video podcast tersebut menjelaskan dengan bahasa sains kalau Oumuamua itu tidak memiliki ciri-ciri seperti komet maupun meteor. Tonton videonya di bawah ini.
Selain itu, di video podcast ini Avi Loeb juga menyatakan bahwa komunitas sains mainstream tidak berpikiran terbuka untuk topik tentang alien. Tonton video-videonya di bawah ini. Oumuamua pertama kali ditemukan pada 19 Oktober 2017. Profesor Loeb menulis tentang Oumuamua di The Astrophysical Journal Letters yang terbit pada tanggal 12 November 2018.
Pada tahun 2018 KabarUFO menulis cukup panjang tentang Oumuamua. Baca di SINI.
Abraham "Avi" Loeb (26 Februari 1962) adalah seorang fisikawan yang bekerja di bidang kosmologi dan astrofisika. Loeb mendapat gelar Frank B. Baird Jr. Professor of Science di Harvard University pada Juli 2012.
Kasus "Oumuamua" ini viral mungkin karena yang mempublikasinya adalah Profesor di Universitas Hardvard, padahal temuan foto maupun video dari objek misterius bentuk silinder (cigar shaped UFO) di luar angkasa ada banyak sekali, dan rata-rata ditemukan oleh para astronom amatir. Cek berita-beritanya yang KabarUFO tulis, di SINI.
KabarUFO, Jakarta - Berkat kemajuan teknologi saat ini banyak astronom amatir dan profesional yang bisa mencari penampakan UFO di luar angkasa. Tapi mengapa banyak penampakan UFO yang terlihat di sekitar rasi bintang Orion? Apakah banyak planet di sana sudah memiliki peradaban sangat maju?
Banyak cerita di budaya populer maupun dari mitologi kuno yang menggambarkan kalau alien banyak yang berasal dari rasi bintang Orion.
Lalu juga ada teori bernama Korelasi Orion (Korelasi Giza-Orion) yang menjelaskan kesamaan posisi antara kompleks tiga piramid Giza di Mesir dengan tiga bintang (Alnitak, Alnilam dan Mintaka) di Sabuk Orion.
Bintang-bintang di rasi Orion dikaitkan dengan Osiris, Dewa alam baka di kepercayaan Mesir kuno. Teori ini juga menyebutkan kalau patung Sphinx, kompleks piramid Giza dan sungai Nil adalah penggambaran peta langit dari rasi bintang Leo, Orion dan galaksi Bima Sakti.
Orion atau Waluku ("Bintang Bajak"), adalah suatu rasi bintang yang sering disebut-sebut sebagai sang Pemburu. Rasi ini mungkin merupakan rasi yang paling terkenal dan mudah dikenali di angkasa.
Orang Jawa mengenal bagian deretan tiga bintang sabuk dan deretan tiga bintang pedang (42 Orionis, Theta Orionis, and Iota Orionis) sebagai deretan bintang Belantik atau Beluku.
Bintang-bintang terangnya terletak pada ekuator langit dan terlihat dari seluruh dunia, sehingga membuat rasi ini dikenal secara luas.
Sebagai rasi bintang yang cerah, Orion telah dikenal oleh berbagai peradaban kuno, sekalipun dengan berbagai gambaran.
Sumeria kuno melihat pola bintang ini sebagai domba, sedangkan di Tiongkok kuno, Orion adalah satu dari 28 zodiak Xiu. Dikenal sebagai Shen, yang secara harfiah berarti "tiga", rasi bintang ini mungkin dinamai demikian karena tiga bintangnya yang terletak pada sabuk Orion. Lihat juga Rasi bintang Tiongkok.
Pelaut Austronesia menggunakannya sebagai pembantu penunjuk garis khayal barat-timur. Petani Jawa menggunakannya sebagai petunjuk masa dimulainya penanaman padi di sawah tadah hujan.
Saat ini ada banyak sekali foto dan video di internet yang perlihatkan penampakan UFO di sekitar rasi bintang Orion. Video-video ini kami kompilasikan dari sumber-sumber yang kredibel dan terpercaya.
Bukti video-video UFO di Orion
Lalu lintas penerbangan UFO di sekitar rasi bintang Orion. Video pertama direkam Maret 2019, video kedua direkam pada Februari 2018. Direkam oleh akun YouTube asal Inggris, déjà vu.
Perangkat yang digunakan untuk merekamnya: Canon 60D + Twiggy L4A1 + teleskop F350mm P8079HP, Canon Rebel T3i + P8079HP + lensa 50mm & Canon 1300D + lensa 18-135 mm + filter 760nm.
Tiga UFO bentuk silinder (cigar shape UFO) di sekitar rasi bintang Orion. November 2018. Direkam oleh akun YouTube asal Amerika Serikat, Moonshot23.
Perangkat yang dipakai untuk merekam dan memotretnya: teleskop NexStar 8SE Celestron, lensa HyperStar & kamera Ultrastar.
Dari pada menunggu pengungkapan eksistensi alien dari NASA / Pentagon yang tidak kunjung datang, mendingan kita cari sendiri bukti keberadaan alien via kegiatan astronomi amatir. Teknologinya sudah tersedia dan bisa diakses untuk umum. Spesifikasi alat bisa dicontek via akun-akun di atas. Ayo arahkan kamera/teleskop kalian ke langit pada malam hari, dan buru penampakan UFO!